HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Sejumlah Rumah Ibadah dan Pemukiman Rusak Akibat Gempa 5,6 SR di Tapsel

By On April 30, 2020

(Rumah Pemukiman Warga)
Tapsel.haranews.com|•Akibat guncangan gempa yang berkekuatan 5.6 SR 31 Km Barat Laut Padanglawas sekitar jam 15.20 Wib 30 April 2020, sejumlah rumah dan mesjid di Kelurahan Sayurmatinggi Kecamatan Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara mengalami kerusakan.(01/05/20)

Salah satu masyarakat Kelurahan Sayurmatinggi, Zulhidayah Hasibuan mengatakan, gempa dirasakan warga di sayurmatinggi sekitar jam 15.20. Akibatnya Masyarakat berhamburan keluar rumah karena merasa kaget, gempa dirasakan seolah - olah permukaan tanah mau amblas, tiang listrik goyang permukaan jalan raya tampak bergelombang,"Ucap Zulhidayah.

Katanya lagi, sejumlah rumah warga ada yang rusak di lingkungan 3 Kelurahan Sayurmatinggi rumah Darman Nasution. Efek gempa juga merobohkan dinding menara Mesjid Asasuddin Sayurmatinggi IV dan dinding utama Mesjid luar dalam retak mungkin terpaksa dibongkar, juga dinding lantai dasar luar dalam retak kalau pondasi dan kerangka tetap kokok,"Paparnya.                       

Tambah Zulhidayah warga di Sayurmatinggi sekarang ini masih situasi aman dan masyarakat takut ada gempa susulan lagi,"Ucapnya.

Bhabinkamtibmas Sayurmatinggi, Aipda D Tampubolon kepada awak media ini juga mengatakan, ada juga rumah yang rusak dilingkungan II Kelurahan Sayurmatinggi atas nama Isak Harahap, namun yang paling parah adalah Mesjid Asasuddin Lingkungan IV Sayurmatinggi,"Paparnya.

( Jurnalis Online Bersatu )

MENYIKAT GIGI HINGGA BERDARAH SAAT PUASA

By On April 30, 2020

Ramadhan.Haranews.com|•Menyikat gigi hingga berdarah

Pertanyaan :
Setelah imsak,apakah boleh menggosok gigi? bila boleh, apakah darah yang keluar dari gusi saat menggosok gigi bisa membatalkan puasa ?

Jawaban :
Setelah imsak, tidak apa apa menggosok gigi dengan Air dan Siwak atau sikat gigi.
Sebagian Ulama memakruhkan menggunakan siwak saat puasa setelah matahari terbit, karena akan menghilangkan bau mulut orang yang berpuasa. Padahal yang benar, bersiwak di anjurkan pada pagi maupun sore hari. Sebab, menggunakan siwak tidak menghilangkan bau mulut, tapi hanya membersihkan gigi dan mulut dari bau tidak sedap dan sisa sisa makanan.
Anjuran ini tertuang dalam hadis Imam Nawawi, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzab, halaman 283.

"Jika ada orang yang ingin melakukan salat yang mempunyai banyak salam seperti salat tarawih, dhuha, salat 4 rakaat sunnah, dzuhur dan ashar, tahajud dan lain sebagainya. Maka disunahkan bersiwak setiap kali 2 rakaat, karena berdasarkan sabda rasulullah 'niscaya akan aku perintahkan kepada mereka untuk bersiwak pada setiap kali salat'," bunyi hadist tersebut.
Adapun bila keluar sedikit darah dari gusi saat menggosok gigi dengan sikat gigi,siwak,atau saat wudhu, puasanya Tidak Batal. (Syaikh Ibnu Jibrin)

Penulis : Zainul Muttaqin Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

REKONSTRUKSI KONSEP PENDIDIKAN ALA KI HADJAR DEWANTARA

By On April 30, 2020

Pendidikan.Haranews.com|•Jika berbicara pendidikan di Indonesia maka tak pantas rasanya jika melewatkan tokoh pejuang kemerdekaan dalam bidang pendidikan  baik dalam pemikiran maupun praktisi yaitu Ki Hadjar Dewantara yang sudah tidak asing lagi di telinga rakyat Indonesia.

Pendidikan menurut Dewantara adalah sarana untuk memerdekakan aspek lahiriah dan batiniah manusia. Dalam rangka memerdekakan aspek lahiriah dan batiniah manusia, pendidikan dan pengajaran harus dilakukan secara terpadu. Pendidikan yang ideal menurut Dewantara tidak hanya berhenti pada taraf pemerdekaan aspek lahiriah saja. Aspek batiniah pun perlu dimerdekakan. Untuk itu, Dewantara menawarkan konsep pendidikan budi pekerti.

Sementara menurut Haidar, Budi Pekerti adalah usaha sadar yang dilakukan dalam rangka menanamkan atau menginternalisasikan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan prilaku peserta didik agar memiliki sikap dan prilaku yang luhur (berakhlakul karimah) dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam berinteraksi dengan Tuhan, dengan sesama manusia maupun dengan alam/lingkungan.

Ketika budi dan pekerti seseorang bersatu, maka bersatu jugalah gerak, pikiran, perasaan,  kehendak dan tingkah laku yang akan menimbulkan tenaga padanya untuk bertindak selaras dengan nilai-nilai moral dan menimbulkan relasi yang harmonis antara Tuhan, Manusia dan Alam semesta.

Ada satu adagium arab yang familiar di telinga kita yaitu "Adab lebih tinggi dari pada Ilmu" Orang yang tinggi ilmunya tetapi dia tidak beradab itu tidak ada gunanya bahkan akan menjadi bencana bagi dirinya, karna orang yang merasa dirinya sudah berilmu pasti dia merasa sudah matang, jika merasa matang maka layaknya buah-buahan yang tinggal menunggu waktunya untuk membusuk dan terjatuh dari batangnya, begitulah perumpamaanya.

Maka pendidikan di Indonesia sejatinya harus mengamalkan konsep budi pekerti bagi semua elemen sekolah. Inilah yang bisa kita sebut sebagai pendidikan yang membawa misi kemanusiaan. Sebagaimana misi yang bertujuan untuk memanusiakan manusia (humanisme) di dalam satuan pendidikan formal bernama sekolah.

Ki Hadjar Dewantara juga berpesan agar Pendidikan Indonesia harus mampu menunjukkan peran dan kontribusi positifnya bagi progresivitas bangsa. Sudah saatnya pendidikan di Indonesia tidak saja melahirkan para lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus mampu menciptakan output (hasil) yang bermoral, berjiwa kebangsaan dan demokratis demi dinamika Bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik dan membanggakan.

penulis juga yakin jika sistem pendidikan kita di Indonesia mengamalkan konsep nilai-nilai budi pekerti yang di tawarkan Ki Hadjar Dewantara pastilah wajah dunia pendidikan di negeri ini akan tersenyum lebar.

Penulis : Muhammad Aulia Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Agar Kita Turut Merasakan Indahnya Ramadhan

By On April 29, 2020

Haranews.com|•Bulan ramadhan merupakan momentum agung dari ladang-ladang yang sarat dengan keistimewaan, satu masa menjadi media kompetisi bagi para pelaku kebaikan dan orang-orang mulia.
Itulah Ramdhan, bulan yang sangat di kenal dan benar-benar di tunggu kehadirannya oleh kaum Muslimin.
Kemuliaan diabadikan dalam Al Qur'an dan melalui untaian-untaian sabda Rasulullah Saw.

1. Mengerjakan hal yang wajib
Di bulan suci Ramadhan Allah mewajibkan umat manusia untuk berpuasa sebagaimana firman-nya dalam Al Qur'an surah Al Baqarah ayat 183, selain dari pada itu sholat lima waktu wajib di kerjakan dan menunaikan zakat.

2. Memperbanyak ibadah
Di bulan suci Ramadhan Rasulullah senantiasa memperbanyak amalan seperti dzikir, tasbih, dan melakukan sholat Sunnah tarawih yang memiliki pahala yang besar.

3. Menjauhi Dusta
“Barang siapa umatku yang tidak mampu meninggalkan perkatan dusta dan perbuatan yang dusta, maka sesungguhnya tidak membutuhkan puasanya sama sekali atau puasanya tidak berharga".

4. Berkumpul dengan Keluarga
Rasulullah sepanjang hari sangat menyayangi dan sangat memperhatikan kasih sayang, perhatian kepada keluarga atau hubungan kedekatan yang baik dengan keluarganya. Begitu juga pada bulan Ramadhan, kebaikan beliau lahir dan batin kepada keluarga yang dimilikinya semakin meningkat lagi dan semuanya mendapat limpahan kasih sayang dengan adil.

5. Bersikap Manis pada Istri
Puasa ramadhan tidak pernah menghalangi Rasulullah untuk sekedar memberikan perhatian berupa kecupan manis kepada para istrinya yang beliau cintai. Beliau adalah sosok manusia terbaik, sosok orang yang paling kuat menahan nafsunya. Sebab itu beliau tetap mencium kening istrinya tanpa berpenagruh pada puasa ramadhannya.

6. Mencari Lailatul Qadar
Rasulullah di bulan Ramadhan selalu lebih bersungguh sungguh dalam menjalankan ibadah dan amalan pada bila dibandingkan dengan bulan bulan yang lain, terutama pada waktu hari hari sepuluh hari terakhir untuk mencari lailatul qadar sebab Rasulullah mengetahui pada malam tersebut tersimpan kebaikan yang lebih baik malam 1000 bulan.

7. I’tikaf
Rasulullah selalu  beri’tikaf di masjid yang tenang pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, beliau menjalankan I’tikaf atau berdiam diri dan mendekat kepada Allah selama 20 hari.I’tikaf juga contoh teladan kebaikan yang dilakukan Rasulullah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memohon kebaikan padaNya.

8. Memperbanyak Membaca Al Qur’an
Rasulullah selalu bertadarus atau membaca Al Qur’an di bulan Ramadhan dengan sungguh sungguh, Malaikat Jibril senantiasa datang menemui beliau di bulan Ramadhan untuk tadarus al-Qur’ân bersama dan memberi petunjuk yang disampaikan oleh Allah untuk kemudian disampaikan kepada seluruh umat islam.

9. Memperbanyak Sedekah
Rasulullal adalah orang yang paling tinggi tingkat dermawannya atau paling banyak sedekahnya. Sedekah yang dilakukan beliau ibarat angin yang bertiup membawa kebaikan dan terus menerus, tidak takut kekurangan atau kehabisan rejeki, sebab Rasulullah percaya Allah selalu memberi rezeki.

10. Tidak Bermalas Malasan
Sering kita jumpai, bulan Ramadhan menjadi alasan untuk bersantai dan hanya tiduran sepanjang hari, padahal Rasulullah tidak pernah mencontohkan demikian, sepanjang masa hidup Rasulullah, bulan Ramadhan yang mulia merupakan bulan dijalankan dan diisi kegiatan serta amalan bermanfaat yang penuh dengan keseriusan.

11. Memberi Keringanan Bagi yang Kesusahan
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Ramadhan pernah berjihad dan beliau menyuruh kepada para shahabatnya untuk membatalkan puasa ramadhan mereka supaya kuat dan tidak lemah saat berhadapan dengan musuh, namun dengan kondisi tertentu yang memang membutuhkan dan mewajibkan untuk mengganti di hari lain, hal itu karena melakukan kepentingan islam atau demi islam yang lebih penting.
Hal itu tentunya dilakukan karena Rasulullah menyebarkan islam dengan kasih sayang, tidak dengan paksaan atau dengan sesuatu yang memberatkan, semua itu dilakukan untuk hal yang lebih penting, dengan keperluan yang memang diridhoi oleh Allah, sehingga Rasulullah menjelaskan bahwa islam selalu meberikan keringanan bagi yang membutuhkan, tidak serta merta memberatkan.

Inilah Sunnah yang di warisi oleh Rasulullah Saw. Ketika beribadah di bulan puasa. Dan jika pelajaran ini kita kerjakan dengan ikhlas maka kita akan merasakan indahnya Ramadhan selain dari pada ini semua bertawakal kepada Allah SWT. Merupakan kunci paling utama agar kita merasakan indahnya Ramadhan.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan "dalam menyambut kedatangan musim-musim ibadah, seseorang sangat membutuhkan bimbingan, bantuan dan Taufik dari Allah SWT. Cara meraih semua adalah bertawakal kepada Allah SWT. Menghadirkan rasa tawaqal kepada Allah SWT adalah suatu hal yang paling penting untuk menyongsong musim-musim ibadah semacam ini, untuk menumbuhkan rasa lema, tidak berdaya, dan tidak akan mampu menunaikan ibadah dengan sempurna melainkan semata karena ridho Allah SWT.

Semoga bermanfaat...

Penulis : Muhammad Jodi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Warga Terkejut dengan Temuan Sosok Mayat di Desa Bandar Labuhan

By On April 29, 2020

DeliSerdang.haranews.com|-Warga Desa Bandar Labuhan dikejutkan dengan temuan sesosok mayat tanpa identitas (MR.X) tergeletak disebuah areal semak perladangan tepatnya dibawah pohon aren milik warga pada Rabu (29/04/20) pagi sekira pukul 10.30 wib.

Menurut informasi yang dihimpun dari lapangan ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas (MR.X) bermula dari seorang saksi Misyanto (46) warga Dusun V Desa Bandar Labuhan sedang mencari cacing tanah untuk digunakan sebagai umpan memancing lalu tiba-tiba melihat tubuh manusia yang dikerumuni lalat dalam keadaan terlentang dan tanpa mengenakan busana.

Kemudian Misyanto memberitahukan keadaan tersebut kepada Irwansyah (35), warga Dusun V Desa Bandar Labuhan untuk turut bersama melihat kondisi tubuh manusia yang dikerumuni lalat dalam keadaan terlentang dan tanpa mengenakan busana tersebut, dan ternyata kondisinya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Mendapati keadaan tersebut Misyanto dan Irwansah pun melaporkan kepihak aparat Kepolisian. Mendapati informasi dan laporan dari masyarakat, Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH bersama personil Polsek Tanjung Morawa turun kelokasi dan lakukan Olah TKP serta memasang garis Polisi (Police Line).

Kemudian menurut warga sekitar Dusun V Desa Bandar Labuhan bahwa korban (MR.X) tersebut sering dilihat warga berjalan kaki dengan tanpa busana/telanjang disepanjang Jalan Bandar Labuhan dan diduga mengalami gangguan jiwa.

Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang Akp Sawangin, SH ketika dikonfirmasi terkait temuan mayat MR.X ini menjelaskan bahwa ketika ditemukan kondisi mayat MR.X ini dalam keadaan tanpa busana/telanjang, tidak ditemukan adanya luka dan mulut dipenuhi belatung. Diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

“menurut keterangan warga sekitar, korban mengalami gangguan jiwa karena sehari harinya berjalan dalam keadaan tanpa busana di sekitaran Jalan Bandar Labuhan ini, dan dilihat dari kondisinya korban sudah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan, namun begitu tetap kita lakukan Olah TKP dan memasang garis Polisi (Police Line) di sekitar ditemukannya korban dan saat ini korban dibawa kerumah sakit Bhayangkara Tk. II Medan untuk dilakukan visum lebih lanjut.ujar AKP Sawangin, SH.

(Red:JOB)

Kebijakan Tarik Ulur UKT, Mahasiswa PTKIN se-Indonesia Protes

By On April 25, 2020


Haranews.com|- Kementrian Agama (Kemenag) membatalkan diskon pembayaran SPP, yang sekarang dikenal dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Meskipun, sebelum Kemenag sudah menyiapkan program tersebut.(Minggu,26/04/20)


Awalnya diskon UKT sebagai langkah Kemenag dalam menyikapi dampak ekonomi pandemi Covid-19 ini sudah tepat. Sehingga dengan kebijakan itu beban mahasiswa PTKIN dapat diringankan.

Kebijakan tarik ulur inipun mendapat banyak protes dari berbagai PTKIN se-Indonesia, diantaranya adalah dari Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Mereka meminta pihak kampus untuk tetap memotong UKT mereka sebagaimana kebijakan sebelumnya. Mereka juga mengancam pihak kampus untuk tidak membayar UKT apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

(Surat Terbuka DEMA PTKIN se-Indonesia)

Selain itu Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negri (DEMA PTKIN) se-Indonesia juga melayangkan protes terhadap kebijakan kemenag yang mencabut kembali program diskon UKT ini.

Melalui Rapat Koordinasi Online (RAKORLINE) DEMA PTKIN Se-Indonesia bersama Koordinator
Pusat dan petisi yang dilayangkan beberapa Kampus di lingkungan PTKIN meminta setidaknya 5 tuntutan. Salah satunya adalah DEMA PTKIN "Menuntut Forum Rektor PTKIN, Dirjen Pendis dan Menteri Agama RI untuk segera membahas dan membuat Keputusan Menteri Agama (KMA) yang berkaitan dengan pembebasan dan pemotongan UKT semester ganjil tahun ajaran 2020-2021 serta melakukan pembaharuan aturan mengenai ketetapan UKT/SPP dari yang semula minimal 10% menjadi minimal 50%, karena sudah 3 bulan mahasiswa tidak menikmati fasilitas perkuliahan semester genap tahun ajaran 2020.

Kita berharap agar aspirasi dan tuntutan Mahasiswa PTKIN agar dapat ditindaklanjuti oleh Forum Rektor PTKIN, Dirjen Pendis dan Menteri Agama RI serta untuk memenuhi rasa keadilan bagi Mahasiswa PTKIN ditengah Pandemi Covid-19.

(Red: Syahrial)

Pemuda kecamatan Tanjung Balai, Harapkan seluruh Kades diwilayah kecamatan Tanjung Balai Segera Eksekusi BLT Dana desa.

By On April 25, 2020

( Pemuda Kecamatan Tanjung Balai )
Tanjungbalai.haranews.com|- ditengah wabah pandemi covid 19 sebagian aktivitas masyarakat ada yang terhenti sejenak di akibatkan virus ini, baik  itu dari dimensi pekerjaan, pendidikan dan juga dalam bersosial  masyarakat. Hingga demikian, himbauan dari pemerintah untuk tetap dirumah, jangan panik tetap waspada dan jaga kebersihan, hindari keramaian terus dikampanyekan guna untuk memutus mata rantai pandemi virus ini.(Sabtu,25/04/20)

Dalam mengahadapi pandemi virus ini juga banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan untuk sementara waktu menunggu pulihnya kembali negeri ini wabah covid 19.

Sehingga menyebabkan masyarakat membutuhkan bala bantuan baik dari segi materil maupun sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam menjalani kehidupan ini.

Dengan demikian, dalam menghadapi pandemi ini menurut Mentri desa, Bantuan langsung tunai (BLT) yang diambil dari dana desa dilakukan agar masyarakat terdampak covid 19 dapat terbantu secara merata. Pihaknyapun telah menerbitkan peraturan menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (Peemendes) Nomor 6 tahun 2020 tentang penggunaan dana desa tahun 2020. Perubahan atas permendes PDTT nomor 11 tahun 2019.

Tutur Iqbal sebagai presidium dari Forum Pemuda Kecamatan Tanjung balai Asahan (FPK-TBA), saya berharap seluruh kepala desa se-kabupaten Asahan  khusus desa yang ada di wilayah kecamatan Tanjung balai, dikarenakan banyak sudah masyarakat yang membutuhkan bantuan di-akibatkan pandemi virus ini. bahkan banyak  masyarakat yang bertanya kapan nya batuan ini keluar, kapannya bantuan ini kami terima. Kiranya kalau surat edaran ini di-eksekusi secepat mungkin itu akan menjawab apa yang terus di pertanyakan masyarakat.

Selain itu, Mendes Halim mengingatkan kepada pemerintah desa agar distribusi BLT dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran. Karena itu dibutuhkan pendataan yang benar agar tidak terjadi kecemburuan di sosial masyarakat.

Mendes juga menyampaikan, mereka yang di utamakan mendapatkan bantuan BLT dari dana desa yaitu warga yang sama sekali tidak mendapatkan bantuan pengamanan sosial sama sekali seperti sedang tidak menerima PKH, Bantuan pangan non tunai, kartu pra kerja atau bantuan lain yang bersumber sari pemerintah.

Jika ada kades yang tidak menggunakan dana desanya untuk BLT akan berdampak pada pencairan dana desa selanjutnya, desa wajib menganggarkannya ke BLT, itu tidak bisa ditawar lagi. Kata Mendes PDTT melalui Vidio confereence, Rabu (15/4) sore.

Lagi-lagi saya sampaikan surat edaran Mendes tentang BLT dana desa merupakan kabar gembira dan kebijakan yang sangat solutif untuk  menjawab kebutuhan masyarakat, dan saya sampaikan juga para kades segera mengalokasikan dana desa terbut untuk BLT dana desa atau meng-eksekusi surat edaran Mendes tersebut. Kami dari pemuda kecamatan Tanjung balai akan terus mengawal BLT tersebut agar benar-benar tersalurkan Kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan khusunya didesa yang ada di wilayah kecamatan Tanjung balai kabupaten Asahan. Jikalau ada kejanggalan dalam pelaksanaan BLT dana desa kami akan usut tuntas kepada pihak-pihak yang bermain dalam  penyaluran tersebut.

Surat Edaran Mendes nomor 6 tahun 2020 tentang BLT dana desa itu merupakan aba-aba yang sangat jelas bagaimana mekanismenya, berapa banyak jumlah bantuannya. Karena aba-aba sudah jelas untuk para kepala desa khusus dikecamatan tanjung balai kedepan jangan lagi bermain mata segera Action kebijakan BLT dana desa tersebut.

(Red:Tim)

Hukum di Negeriku

By On April 25, 2020

(Ahmad Ridwan Dalimunthe Kabid PTKP HMI Cabang Medan)
Haranews.com|-Salah satu petuah mas Eko Prasetyo dalam bukunya berbunyi
"Hukum memang sudah hilang di negri ini, yang tinggal hanya Fakultas Hukum, pejabat hukum dan banyak lagi Makelar (pemberi kuasa) hukum".

Di hadapan hukum nyatanya uang dan kedudukan sangat menentukan. Itu pula sebabnya penegak hukum mirip wirausaha yang berbisnis perkara. Di temani oleh undang-undang dan di kawal oleh makelar maka hukum jadi barang jualan. Maka jangan heran jika masyarakat Indonesia banyak yang tidak mengikuti aturan tetapi kebal dalam hukuman. Semuanya bisa pergi dan hilang asal ada orang dalam atau uang sampingan, semua persoalan terselesaikan.

Tapi tidak selamanya hukum tumpul ke atas dan tajam kebawah, ada dua kasus yang berbeda di mata hukum juga berbeda.

Beberapa hari yang lalu kita di hebohkan dengan berita pak polisi yang meludahi pengendara mobil yang tidak mengikuti aturan. Akibat perbuatannya, Bripka Rasoki dikeluarkan dari anggota Polantas Polrestabes Medan.
Dan akan dimutasikan keluar dari Polrestabes Medan,".

Sementara Pada beberapa bulan lalu tepat nya 28 februari 2020 lalu ada nya dugaan kuat pungli dalam acara pelantikan 2.603 badan permusyawaratan desa se kabupaten padang lawas utara yang menelan uang rakyat sampai miliaran rupiah tidak di persoalkan oleh para penegak hukum di padang lawas utara khusuanya dan sumatera utara secara umum, meski banyak media yang memberitakan bahwa adanya dugaan kuat terjadinya praktek pungli pada pelantikan tersebut, juga meski sudah di suarakan lewat jalur demonstrasi sekalipun sampai hari ini tidak ada tanda bahwa di tindak lanjutinya perbuatan penyimpangan tersebut.

Dari dua kasus di atas bisa kita lihat bahwa hukum dapat di beli dan di tawar, ikhtiar untuk membasmi terasa sia-sia dan tak ada gunanya, jika pak polisi dapat di adili dan di mutasi, saya berharap kasus korupsi yang merugikan masyarakat kiranya dapat diselesaikan dengan hukum yang pasti sebagaimana mestinya polisi yang di mutasi.

Terakhir saya mengutip quotes dari mbah Vladimir Lenin yang mengatakan "Jika kamu bukan bagian dari solusi, berarti kamu bagian dari masalah, maka dari itu Bertindaklah...!!

Penulis : Ahmad Ridwan Dalimunthe Kabid PTKP HMI Cabang Medan

GMPPMU Lakukan Penyemprotan Disenfektan Secara GRATIS

By On April 24, 2020


Medan.haranews.com |- Gerakan mahasiswa Pemuda Peduli Medan Utara(GMPPMU) melakukan aksi sosial berupa penyemprotan disinfektan dan menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat tidak mampu yang terkena dampak penyebaran virus corona (Covid-19)

"Bantuan sembako ini meliputi beras, minyak makan, gula dan kebutuhan pokok lainnya" ujar Ketua GMPPMU, M. Solahuddin Hasibuan kepada wartawan Hara News. Sabtu (25/04/2020)

Solahuddin mengatakan, Aksi sosial yang mereka lakukan untuk meminimalisir dampak virus covid 19 dan ingin membantu pemerintar dalam memutus rantai penyebaran pandemi covid 19 ini.

"Sebagai Mahasiswa dan pemuda yang menjadi tulang punggung umat, GMPPU menyadari bahwa masyarakat sangat membutuhkan bantuan dalam menghadapi wabah Covid-19 ini. Semoga bantuan yang kami salurkan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan," katanya.

"Aksi sosial ini memang baru tahap pertama. dan kemungkinan besar akan masih ada kelanjutan dari aksi ini, kami sudah mempersiapkan bantuan tahap kedua dan beberapa waktu ke depan akan segera dibagikan," ungkap Solahuddin

Selain itu, Solahuddin juga menegaskan bahwa bantuan-bantuan sosial harus disalurkan secara massif. Dan dia juga berharap lebih dengan aksi kali ini dapat menyentuh tokoh-tokoh pemuda lain untuk melakukan aksi yang serupa, khususnya bagi masyarakat Medan utara.

"Masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari banyak lini. Kepada pihak-pihak yang bertanggungjawab terhadap kemaslahatan masyarakat, kami harap dapat menjalankan program yang lebih besar dan nyata agar asa masyarakat terus terjaga," tutupnya

(Red:Abdul)

Andi Taufan Garuda Putra Mundur dari Staff Presiden Jokowi

By On April 24, 2020

( Andi Taufan Garuda Putra/Staf Khusus Presiden Jokowi )
Nasional.haranews.com|- Andi Taufan Garuda Putra mengundurkan diri dari posisi Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

Pengumuman pengunduran diri Andi dari jajaran stafsus milenial diumumkan dalam sebuah surat terbuka yang ditandatanganinya pada Jumat (24/4/2020).

Surat pengunduran diri tersebut telah dikonfirmasi dan dibenarkan oleh Andi Taufan.

"Perkenankan saya untuk menyampaikan informasi pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia yang telah saya ajukan melalui surat pada 17 April 2020 dan kemudian disetujui oleh Bapak Presiden," tulis Andi dalam surat itu.

Andi menyebutkan, pengunduran diri ini semata-mata dilandasi keinginan yang tulus untuk dapat mengabdi secara penuh pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama yang menjalankan usaha mikro dan kecil.

Ia pun mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden atas kepercayaan, pelajaran, dan nilai-nilai yang diberikan selama ini.

"Dalam kurun waktu tersebut, saya menyaksikan sendiri bagaimana beliau adalah sosok pemimpin teladan yang bekerja keras dengan tulus dan penuh dedikasi demi kebaikan seluruh masyarakat dan masa depan Indonesia," kata dia.

(Red:Syahrial)

FORKOMDES & PAC IPK Sibiru-biru Bagikan Masker, Sembako & semprotkan disenfektan ke rumah Ibadah & Rumah Warga

By On April 24, 2020


Deliserdang.haranews.com|- Forum Komunikasi Mahasiswa Deli Serdang (FORKOMDES) lakukan kegiatan sosial Membagikan Masker Secara Gratis Kepada Masyarakat demi mencegah dan Antisipasi penyebaran Covid-19.(Jum'at,24/04/20)

Franstio Hutagalung Ketua Forkomdes mengatakan, demi mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di kecamatan sibiru biru langkah membagikan masker kepada masyarakat adalah salah satu untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

Selain membagikan masker kita juga membantu masyarakat yang pekerjaannya terganggu oleh Covid-19, dengan cara membagikan sembako kepada masyarakat, selain itu juga kita melakukan penyemprotan Disenfektan kesetiap rumah warga."Ujarnya

Pembagian Masker, Sembako dan penyemprotan Disenfektan ini wujud perhatian kita pada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan terlebih untuk mengantisipasi masuknya Covid-19.

Kita mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu melakukan hidup sehat dan kita berharap agar Pandemi Covid-19 segera berakhir agar perekonomian masyarakat kembali meningkat."Tutupnya.

(Red:Tim)

PAC IPK & Seluruh Ranting Kec.Sibiru-biru Bagikan Sembako, Masker & Semprotkan disenfektan ke Rumah Ibadah & Rumah Warga

By On April 23, 2020

( Memakaikan Masker Kepada Masyarakat )
Deliserdang.Haranews.com|- PAC Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kecamatan sibiru biru Deli Serdang Sumatera Utara lakukan kegiatan sosial Membagikan Masker Secara Gratis Kepada Masyarakat demi mencegah dan Antisipasi penyebaran Covid-19.(Jum'at,24/04/20)

Iwan Franciscus Tarigan, S.Pd selaku ketua PAC sibiru-biru mengatakan, demi mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di kecamatan sibiru biru langkah membagikan masker kepada masyarakat adalah salah satu untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.
Kegiatan ini juga diharin oleh seluruh ranting yang ada di kecamatan sibiru-biru.

Selain membagikan masker kita juga membantu masyarakat yang pekerjaannya terganggu oleh Covid-19, dengan cara membagikan sembako kepada masyarakat, selain itu juga kita melakukan penyemprotan Disenfektan kesetiap rumah warga."Ujarnya

Pembagian Masker, Sembako dan penyemprotan Disenfektan ini wujud perhatian kita pada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan terlebih untuk mengantisipasi masuknya Covid-19.

Kita mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu melakukan hidup sehat dan kita berharap agar Pandemi Covid-19 segera berakhir agar perekonomian masyarakat kembali meningkat."Tutupnya.

(Red:Tim)

Corona Belum Berakhir, S Habibi Pulungan: Masyarakat Tak Perlu Panik

By On April 23, 2020


( Suci Habibi Pulungan )
Haranews.com|- Awal Maret 2020 lalu, merupakan awal mula Indonesia gempar karena adanya keterangan resmi dari Pemerintah Indonesia, bahwa terdapat dua WNI terjangkit Virus Corona (COVID-19), pasca menjalin kontak dengan warga negara Jepang. Kasus ini menjadi kasus pertama penyakit COVID-19 yang dilaporkan di Indonesia.

Menanggapi semakin merebaknya Virus Corona (COVID-19) termasuk di Indonesia, Suci Habibi Pulungan mengajak masyarakat agar tidak panik dan takut yang berlebihan terhadap pandemi covid 19 ini, Habibi juga menghimbau masyarakat agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan membantu pemerintah memutus rantai penyebaran virus ini, kita semua harus tetap tenang dan selalu membahas perkembangan informasi resmi Pemerintah, tidak menyebarkan berita tipuan ataupun hoax yang dapat menyebabkan kepanikan dan akan membahayakan kita semua. jangan lupa tetap menjalankan pola hidup yang sehat”ujar Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumut tersebut.

Habibi juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, penyakit ini dapat dicegah walaupun belum ada obat serta vaksinnya. Tetap berolahraga, istirahat yang cukup, makan dan minum yang sehat, kendalikan stres, selalu cuci tangan dan tetap memakai masker bila keluar rumah ”terang habibi yang juga aktivis Sumut

Selain itu, Habibi juga mengajak masyarakat untuk tidak mudik di lebaran kali ini, karena dapat membahayakan keluarga yang ada dikampung, karena bagaimana pun juga kunci utama untuk memutus rantai virus ini adalah kesadaran diri kita sendiri. "tutupnya

Penulis : Suci Habibi Pulungan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Pelindo Kembali Bagikan Bantuan Sembako 4.000 Paket

By On April 22, 2020


Medan.haranews.com|- Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 kembali membagikan bantuan sembako sebanyak 4.000 paket sembako kepada masyarakat, pekerja pelabuhan dan nelayan di 3  kecamatan di Medan Utara, Rabu (22/04/2020).

Masyarakat diberikan paket sembako senilai Rp. 250.000,- yang berisi bahan sembako seperti beras 10Kg, minyak goreng 2L, Indomie 25 bungkus, Gula Pasir 1 kg, Teh Sari Wangi, Susu Kental Manis Bendera dan Sarden 425 Gr.

Kegiatan ini merupakan suatu wujud kepedulian Pelindo 1 kepada masyarakat yang terkena dampak wabah virus Corona, khususnya yang terkena dampak secara ekonomi.

Kegiatan ini dihadiri  Direktur SDM Pelindo 1, M Hamied Wijaya, GM Cabang Belawan, Yarham Harid, SVP Corporate Secretary Imron Eryandy, Manajer Umum Cabang Belawan Khairul Ulya, Camat Medan Belawan Ahmad SP, perwakilan dari Polres dan Kejari Belawan serta para koordinator penerima bantuan dari 3 kecamatan di Medan Utara yaitu Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.

Bantuan untuk Kecamatan Medan Belawan akan disalurkan kepada 6 kelurahan, meliputi Kelurahan Belawan I, Belawan II, Bagan Deli, Belawan Bahagia, Belawan Bahari dan Sicanang.

 Kemudian untuk Kecamatan Medan Labuhan disalurkan ke Kelurahan Pekan Labuhan dan Kampung Nelayan Indah, dan untuk Kecamatan Medan Marelan disalurkan ke Kelurahan Labuhan Deli.
“Wabah Covid-19 di Indonesia saat ini telah dinyatakan pemerintah sebagai Bencana Nasional.

 Indonesia saat ini dalam posisi tanggap darurat bencana nonalam pandemi Covid-19 dan masyarakat diminta untuk berada di rumah saja. Untuk membantu mengurangi beban masyarakat, Pelindo 1 membagikan bantuan berupa sembako khusus untuk masyarakat golongan menengah ke bawah.

Kegiatan ini merupakan kontribusi kami untuk ikut meringankan beban masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi,” jelas Direktur SDM Pelindo 1, M. Hamied Wijaya.

Perwakilan masyarakat yang juga tokoh masyarakat Belawan, H. Irfan Hamidi mengapresiasi baik dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Belawan, khususnya masyarakat yang terkena dampak ekonomi wabah virus Corona.
Bantuan ini menunjukkan kepedulian Pelindo 1 kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berada di wilayah kerjanya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat, apalagi masyarakat tengah menyambut bulan Ramadhan,” jelas H. Irfan.
SVP Corporate Secretary Pelindo 1 Imron Eryandy, menambahkan bahwa Pelindo 1 terus melakukan berbagai upaya dalam membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi ini, baik yang terkena dampak kesehatan, sosial maupun ekonomi.

Berbagai upaya dan bantuan telah disalurkan, seperti bantuan seperangkat APD yang digunakan untuk megantisipasi penyebaran virus Corona kepada Puskesmas Medan Labuhan, penyemprotan disenfektan di berbagai area pelayanan publik seperti puskesmas, sekolah, tempat ibadah, pesantren, membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat serta memberikan bantuan 200 paket sembako kepada tukang becak dan ojek di Belawan, bantuan 5 ton beras yang disalurkan melalui Polda Sumatera Utara dan bantuan 3 ton beras yang disalurkan melalui HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Medan dan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Medan.

“Semoga berbagai upaya yang telah dilakukan Pelindo 1 dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat terutama dalam menghadapi wabah virus Corona ini. Semoga pandemi ini cepat berlalu, dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali,” ujar Imron Eryandy.

(Red:JOB)

MPU Aceh Bolehkan Shalat Tarawih digelar Seperti Biasanya

By On April 22, 2020


Aceh.haranews.com|- Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan tausiah tentang tata cara pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan dan kegiatan keagamaan lainnya di tengah pandemi Covid-19.(Rabu,22/04/20)

Ada 13 poin yang disampaikan, salah satunya membolehkan masyarakat melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah di masjid atau mushala selama Ramadhan.

Tausiaah Nomor 5 Tahun 2020 tertanggal 21 April 2020 itu untuk menjawab kegelisahan masyarakat tentang pelaksanaan ibadah tarawih di tengah wabah Covid-19.

Sebab sebelumnya, Menteri Agama mengimbau umat muslim agar meniadakan shalat tarawih di masjid dengan pertimbangan saat ini negara sedang darurat Covid-19.

Tausiah tersebut ditandatangani Ketua MPU Aceh Tgk HM Daud Zamzamy bersama tiga wakil ketua yaitu Tgk H Faisal Ali, Dr Tgk H Muhibbuththabary MAg , dan Tgk H Hasbi Albayuni.

Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali menjelaskan, shalat tarawih berjamaah di masjid atau mushala hanya dibolehkan bagi daerah yang terkendali dari penularan wabah Covid-19.

"Diminta kepada setiap komponen masyarakat yang berdomisili di kawasan yang kondisi penularan wabah penyakit Covid-19 masih terkendali, maka pelaksanaan ibadah shalat fardhu, tarawih, witir dan shalat hari raya (shalat ‘Id) dapat dilaksanakan di masjid dan meunasah dengan membatasi waktu pelaksanaannya," bunyi salah satu poin Tausiah.

Sementara bagi daerah yang tidak terkendali atau kawasan yang berstatus zona merah, diminta agar tidak menyelenggarakan semua aktifitas ibadah yang melibatkan orang banyak.

Terkait dengan penetapan status daerah aman atau tidak, jelas Tgk Faisal menjadi kewenangan Pemerintah Aceh.

"Diminta kepada Pemerintah untuk menetapkan status kawasan penularan pandemi Covid-19 sesuai dengan tingkat dan klasifikasi daruratnya (terkendali atau tidak terkendali)," bunyi poin lain.

Sedangkan terkait pelaksanaan ibadah lain seperti menunaikan zakat, infaq dan shadaqah tetap dilaksanakan sebagaimana biasa, guna optimalisasi kepedulian dan perhatian terhadap duafa/fakir miskin yang berdampak penularan wabah penyakit Covid-19.

( Sumber : Serambi Indonesia )

Staf Khusus Millenial Presiden, Belva Devara Mundur

By On April 21, 2020

( Staf Khusus Millenial Presiden/Adamas Belva Syah Devara )

Adamas Belva Syah Devara mengundurkan diri dari jabatan staf khusus Millenial Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Belva mengundurkan diri per 15 April lalu."Memang benar, Presiden sudah menerima surat pengunduran diri dari Staf Khusus Presiden, Saudara Adamas Belva Syah Devara," kata Seskab Pramono Anung kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Pramono mengatakan Jokowi memahami alasan pengunduran diri yang disampaikan Belva. Sejak awal, kata Pramono, Jokowi ingin anak muda berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

"Dari awal Bapak Presiden menginginkan anak-anak muda yang berpotensi seperti Belva untuk bergabung dalam pemerintahan sehingga bisa berkontribusi dengan gagasan-gagasan inovatif, kreatif, sekaligus memberikan ruang belajar bagi anak-anak muda terkait tata kelola pemerintahan," ujar dia.

Pramono mengatakan mengenai Ruang Guru yang terlibat dalam program Kartu Prakerja itu sudah dijelaskan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Keterlibatan Ruang Guru sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Bahwa proses verifikasi mitra Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan dalam hal ini," ujar Pramono.

(Editor:Abdul)
(Red:Syahrial)

Apa jadinya Masyarakat Kelas Bawah di Tengah Eskalasi Pandemi

By On April 20, 2020



Haranews.com|- Dilansir dari detik.com bertanggal 17 April 2020, “Siapa saja yang melanggar kebijakan pemerintah selama status darurat bencana wabah Corona, akan berurusan dengan penegak hukum. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk patuh dan disiplin.” (Selasa,21/04/20)

Masyarakat kecil masih beraktivitas seperti biasa. Berkebun, bertani, berjualan di pasar, dan masih banyak lagi. Menurut mereka, jika mereka dirumahkan (stay at home) atau mengemban prinsip kerja dari rumah (work from home), mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Dari hasil keringat itulah, mereka bisa hidup.

Pemerintah, dalam hal ini eksekutif, legislatif, dan yudikatif, hanya memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri. Janji-janji yang diutarakan seorang kandidat selama masa kampanye hanya menjadi slogan yang tidak bisa direalisasi karena ia lebih mementingkan kepentingannya sendiri dibanding kesejahteraan bersama (bonum commune). Sebagai imbasnya, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah masih dilawan oleh masyarakat.

Bahkan dalam diskusi-diskusi kecil dengan masyarakat saya sering mendengar jika situasi seperti ini terus berlangsung maka akan ada indikasi untuk _Cheos_ besar-besaran akibat dari keresahan masyarakat yang di rasakan hari ini, begitulah terdengar di telinga saya berkali-kali dalam ruang diskusi kecil.

Oleh karena itu, pemerintah dituntut untuk berefleksi. Yakinlah jika masyarakat di tuntut untuk mengikuti semua anjuran yang dikeluarkan pemerintah berkaitan dengan pandemi covid-19, maka solusinya pemerintah harus memenuhi hak-hak masyarakat tersebut khususnya dari sektor pemerataan sosial yang telah di tetapkan pemerintah, mudah-mudahan dengan  adanya gerakan sosial yang di terapkan dengan keadilan pastinya masyarakat tidak kehilangan kepercayaan dan dapat hidup damai sebagimana semestinya.

Penulis : Muhammad Aulia Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Jaka kota Medan, ajak Masyarakat Patuhi Physical Distancing

By On April 20, 2020

( Jaka Utama Kota Medan/Hutama Hafiz Huseini )

Medan.haranews.com|- Indonesia Masih terus berjuang melawan pandemic Virus COVID - 19 salah satunya Kota Medan.(Selasa,21/04/20)

Medan adalah kota ketiga terbesar di indonesia, kota metropolitan dengan sejuta mobilitas masyarakatnya.

Demi mendukung pemerintah dan plt Wali Kota Medan, Jaka Dara Kota Medan sebagai Icon anak muda kota Medan, ikut serta terjun mengedukasi masyarakat untuk terus mematuhi peraturan yang sudah di keluarkan demi memutus mata rantai pandemi Virus Covid - 19 ini.
Hutama Hafiz Huseini Jaka utama kota Medan mengajak masyarakat khususnya kaum millenial ikut aktif saling bahu - membahu memutus mata rantai pandemi Virus Covid - 19, dengan mematuhi aturan Physical Distancing.

Selain itu juga mari kita sama - sama berdoa agar pandemic Virus Covid - 19 ini cepat teratasi agar kita bisa kembali melakukan aktivitas normal seperti biasanya.


(Red:Tim)

Polri Sebut Pembebasan Napi Karena Corona, Mereka Akan Kesulitan Mencari Pekerjaan

By On April 20, 2020

Tomser Saputra

Nasional.haranews.com|- Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto menyesalkan keputusan pembebasan narapidana di tengah pandemi virus corona (Covid-19). 
Menurutnya, pembebasan narapidana akan membuat masalah baru, lantaran napi tersebur akan sulit mencari pekerjaan, sehingga bisa kembali melakukan tindak pidana kejahatan lagi.

"Kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan permasalahan baru karena saat dibebaskan mereka akan kesulitan mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya di tengah wabah Covid-19, yang tentu saja akan berdampak terhadap aspek sosial, ekonomi, serta keamanan," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Senin 20 April 2020.

Oleh karena itu, dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polri menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1238/IV/OPS.2/2020. Surat Telegram ini ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri selaku Kepala Operasi Terpusat (Kaopspus) Kontinjensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19 Tahun 2020.
"Surat Telegram ini mengarahkan kepada para Kasatgaspus, Kasubsatgaspus, Kaopsda, Kasatgasda, Kaopsres, dan Kasatgasres agar mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam rangka Harkamtibmas guna mencegah meningkatnya angka kejahatan, khususnya kejahatan jalanan (street crime)," ujarnya.

Adapun langkah-langkah yang harus diambil dalam rangka Harkamtibmas itu yakni :

pertama, melakukan kerja sama dengan Lapas di wilayah masing-masing untuk pemetaan terhadap para napi yang mendapatkan asimilasi atau dibebaskan.

“Kedua, melakukan kerja sama dengan Pemda sampai tingkat RT dan RW untuk pengawasan dan pembinaan terhadap para napi yang mendapatkan asimilasi keluar atau dibebaskan,” ucapnya.

Kemudian, ketiga melakukan kerja sama dengan pihak Pemda dan stakeholder lainnya untuk melaksanakan pembinaan kepada para napi yang mendapat asimilasi keluar atau dibebaskan, agar lebih produktif dan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup yaitu memberikan pelatihan membuat masker dengan menggunakan sarana Balai Latihan Kerja, mengikuti program padat karya, dan proyek dana desa. 

Selanjutnya, keempat, melakukan pemetaan wilayah rentan kejahatan di setiap satuan kewilayahan yang berisi data atau informasi riwayat kejahatan, waktu kejadian, dan modusnya.

“Kelima, melakukan pengamanan dan penjagaan di lokasi rawan serta meningkatkan pelaksanaan patroli guna mengantisipasi tindak pidana khususnya tindak pidana jalanan (street crime) untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah masing-masing,” katanya.

Keenam, meningkatkan kegiatan operasi atau razia di semua sektor khususnya daerah rawan dengan waktu pelaksanaan yang berbeda-beda guna mencegah terjadinya kejahatan.

Ketujuh, mengimbau masyarakat agar lebih waspada supaya tidak menjadi korban kejahatan apabila pulang malam maka sebaiknya jangan sendirian dan upayakan melewati rute yang aman.

“Terakhir kedelapan, menindak tegas pelaku kejahatan jalanan yang tertangkap tangan terutama para pelaku yang membahayakan keselamatan masyarakat,” katanya.

Dalam catatan Polri, melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-19 PK 01.04.04 Tahun 2020, setidaknya Kemenkumham RI telah membebaskan 37.563 napi dan anak sejak 2 April 2020 melalui asimilasi dan integrasi demi memutus mata rantai penularan virus corona di Tanah Air.

(Sumber:https://www.vivanews.com/berita/nasional/45960-polri-sebut-pembebasan-napi-karena-corona-timbulkan-masalah-baru)

Ketika Media Dianggap Buruk Saat Menampilkan Kebaikan

By On April 20, 2020

( Muhammad Mas'ud Silalahi )

Medan.haranews.com|- Saya mendapatkan puluhan bahkan ratusan kritikan melalui pesan pribadi menggunakan telegram, whatsap dan messenger. Isi kritikannya semua hampir sama, pada intinya yang mengkritik berpesan kepada saya bahwa berbuat kebaikan jangan ditampilkan, jangan dipublikasikan dan jangan disiarkan. Biarlah itu urusan kehambaan (manusia) kepada penciptanya (tuhan).(Senin,20/04/20)

Saya meresponnya dengan santai dan menjawabnya dengan ucapan yang sederhana saja, saya katakan bahwa ucapan mereka itu baik. Artinya mereka sipmatik, peduli dan masih menaruh rasa cinta dan kasih sayang kepada saya. Barangkali, mereka tidak ingin saya memiliki sifat "Ria" bahkan sampai jatuh pada katagori "Sombong" lantaran menampilkan kebaikan-kebaikan di "Media". Saya harus mengucapkan banyak Alhamdulillah, syukur kepada Allah SWT atas semua kepedulian mereka terhadap saya.

Tapi ketahuilah wahai saudara ku, bahwa semua mesti didasari oleh niat yang bersemayam pada hati sanubari. Dalam pelajaran filsafat moral, pekerjaan yang menurut anda buruk itu bisa jadi hasilnya baik dan boleh jadi pekerjaan yang menurut anda baik itu buruk hasilnya. Mengapa demikian? Ya, karena ini menyangkut dengan niat dan motifnya.

Apabila media dikuasai oleh konten-konten keburukan maka kebaikan akan tidak terlihat, jika orang baik tidak menampilkan kebaikan-kebaikannya pasti orang jahat akan menguasai dunia. Jadi, ketika media tidak diisi dengan cerita, kisah, gambaran kebaikan maka tunggulah kesesatan pada anak-cucu dimasa mendatang. Pasti mereka kehilangan pandangan kebaikan ketika melihat media sosial dan membaca sejarah melalui link berita dan hanya tahu bahwa dimasa dahulu kita semua adalah orang-orang jahat yang menjadi pewaris kejahatan-kejahatan itu bagi mereka.

Mungkin itupula agaknya kisah 'Khalifah Umar bin Khattab' yang memberi sekarung gandum untuk 'Seorang Fakir' pemasak batu yang bersabar dan menyuru anak-anaknya bersabar sampai pertolongan datang dari sisi Tuhan-Nya bisa kita ketahui. Boleh jadi pada saat itu sebelum ada 'Digital' dan alat 'Telekomunikasi' super canggih seperti sekarang ini 'Umar bin Khattab' sabahat 'Rasulullah SAW' menggunakan media 'Syair' atau media 'Tulis' untuk mengabarkan kepada dunia bahwa beliau sedang menolong orang yang membutuhkan dengan harapan para orang-orang kaya pada masa itu tidak berlaku bakhil/pelit dan bersedia menolong orang-orang yang lemah diantaranya.

Semoga kita semua dapat mengisi dunia nyata dan dunia maya dengan konten-konten kebaikan, hingga sampai puncaknya nanti dunia ghaib memberikan keselamatan dan kesejahteraan yang penuh dengan kebaikan-kebaikan atas kita semua dalam kehidupan setelah kematian menjemput.

#JalanCintaMMS

Kado Nadiem Makarim, Pencairan Honor Guru di Permudah

By On April 19, 2020

( Mengajar Murid di Dalam Kelas )

Haranews.com|- Mentri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim telah melonggarkan syarat pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler untuk guru honor bukan Aparat Sipil Negara (ASN) dengan mewabahnya virus corona (Covid-19).(Minggu,19/04/20)

Pencarian gaji honorer yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dipermudah selama pandemi Covid-19. Kemendikbud menghapus ketentuan Nomor Unik Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sebagai salah satu syarat guru honorer dapat menerima gaji dari dana BOS.

Ketentuan di tersebut dihapus dalam Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang perubahan atas Permendikbud nomor 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah (BOS) pembiayaan pembayaran honor tersebut diberikan kepada guru yang bersangkutan bukan aparatur sipil negara (ASN) dan harus memenuhi sejumlah persyaratan.
(Red:Abdul)

Mahasiswa UIN-SU, Ajak Masyarakat Secara Mandiri

By On April 19, 2020

( Dekan Fakultas Dakwah dan Ketua Senat Fakultas Dakwah UIN-SU )
Medan.haranews.com|- Indonesdia Masih berjuang melawan virus Covid - 19 hingga saat ini, beberapa hari lagi bulan Ramadhan, bulan yang di tunggu - tunggu umat Islam akan segera hadir.(Minggu,19/04/20)

Sedangkan tingkat penuluran Virus ini di Indonesia kian hari makin bertambah dan misterius.

Beranjak dari itu Gerakan Mengajak masyarakat secara mandiri menyemprotkan disinfektan masing masing ke alat - alat yang sering digunakan dirumah, harus kita galakkan dan terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya cuci tangan dan atur jarak dengan orang orang di saat kondisi seperti ini.

Fachrul Rozi mahasiswa UIN - SU, fakultas dakwah dan komunikasi menginisiasi gerakan ini di kota Medan, mengajak masyarakat secara mandiri membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid - 19.

Gerakan ini cukup sederhana, kita mengajak masyarakat untuk memanfaatkan botol kemasaan minum 1,5 liter yang tak di pakai, berikan kepada kami dan akan kami isikan dengan cairan campuran disinfektan yang nntinya dapat di semprotkan ke alat - alat yang sering di gunakan dirumah seperti Gagang pintu, saklar lampu, meja makan dan lainnya,-

Mari kita berharap agar kondisin Negeri cepat pulih agar kita bisa meranjut kembali kedekan kita sesama manusia.

(Red:Toms)

Ketua Umum JMI : Lanjutkan Pemeriksaan Bupati Labuhan Batu

By On April 18, 2020


( Ketua JMI/Ahmad Ridwan Dalimunthe )
Labuhanbatu.haranews.com|- Pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda indonesia jangan dijadikan alasan untuk tidak melanjutkan kasus-kasus hukum yang ada di Polda Sumatra Utara.(Minggu,19/04/20)

Ketua Umum Badan Koordinasi Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) Ahmad Ridwan Dalimunthe Meminta kepada Kapolda Sumatera Utara untuk melanjutkan penyidikan kasus-kasus yang telah sampai di Polda Sumut, salah satunya adalah kasus yang menimpa Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe.

"Beberapa bulan lalu kasus yang menimpa Bupati Labuhanbatu terkait terlibatnya dalam OTT Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) ini sangat banyak di perbincangkan, baik itu dimedia sosial, kalangan masyarakat sampai kepada media online."

Ridwan juga mengatakan bahwa sekitar satu bulan lalu organisasi hamahasiswa dan kepemudaan sangat banyak menginisiasi pergerakan agar Kapolda Sumut segera memeriksa Bupati Labuhanbatu. Jangan sampai masalah corona dijadikan alasan untuk menghentikan kasus ini, karena bagaimanapun juga keadilan harus tetap ditegakkan" ujar ridwan, dilansir dari Kantor Haranews, Sabtu (18/04).

Kita memang melihat Pak Kapolda Sumatera Utara saat ini sibuk dan berperan penting terhadap pencegahan Covid-19 ini.

Selain itu Ridwan juga berharap Kapolda Sumut untuk mengusut tuntas kasus ini, karena beliau menduga ada oknum lain yang terlibat makanya kasus ini sengaja untuk dihentikan. tutupnya

(Red:Syahrial)

Majelis Nasional FSM Ucapkan Selamat Ke Sekjen DPP Demokrat

By On April 18, 2020

( Sekjen DPP Partai Demokrat/Teuku Riefky Harsya & Ketua Majenis Nasional Forum Silaturahmi Mahasiswa/Muhammad Mas'ud Silalahi)

Haranews.com|- Majelis Nasional Forum Silaturrahmi Mahasiswa Indonesia bung Muhammad Mas'ud Silalahi mengucapkan selamat ke Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya yang baru saja terpilih mendampingi Agus Yodhoyono sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.(Sabtu,18/04/20)

Melalui wawancara singkat bung Mas'ud Silalahi memberikan ucapan selamat kepada Teuku Riefky dan mengatakan bahwa putra berdarah Aceh itu layak menjadi orang nomor dua dipartai besar Demokrat yang pernah berkuasa dua periode dimasa kepemimpinan bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pasalnya sambung Mahasiswa Pascasarjana UIN SU itu Teuku Riefky memiliki kecakapan, kepiawaian, talenta di dunia perpolitikan yang tidak lagi kita ragukan dikancah Nasional, beliau seorang politikus sejati dan beberapa kali memenangkan pileg dan duduk di kursi parlemen.

Apa lagi beliau adalah keterwakilan Milenial, cocok untuk mendampingi bg Agus Yudhoyono yang berjiwa muda, saya memandang juga Teuku Riefky adalah seorang yang religius dan komunikasi lintas lembaga juga baik. Tentu di momentum ini, Partai Demokrat memerlukan orang-orang yang bisa merangkul berbagai kalangan organisasi, komunitas dan perkumpulan-perkumpulan adat untuk menjaga konsituen partai dan meningkatkan elektabilitas partai guna mempersiapkan kekuatan di 2024 mendatang. Tutup Mahasiswa berdarah Batak Toba

(Red:Tim)

Dugaan Pungli Pelantikan BPD, JMI Medesak KEJATI-SU Periksa Camat Ujung Batu dan Kades Labuhan Jurung

By On April 18, 2020

( JMI Demonstrasi di Depan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bulan lalu )

Haranews.com|- Jaringan Mahasiswa Indonesia korda Sumatera utara desak Kejaksaan tinggi Sumatera Utara agar segera melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa dan Camat yang terlibat dalam praktek pungli dalam pelantikan Badan Permusyawaratan Desa(BPD) sekabupaten padang lawas utara pada jumat 28 februari 2020 lalu.(18/04/20)

Ahmad Ridwan Dalimunthe sebagai kordinator JMI sumatera utara menegaskan bahwa Kejaksaan perlu menyelidiki terkait adanya dugaan praktek pungli yang terjadi di kecamatan ujung batu kabupaten padang lawas utara dalam acara pelantikan 2.603 BPD sekabupaten padang lawas utara dan diduga dana tersebut diminta oleh kepela Desa atas perintah Camat, dan Camat di perintah pejabat pemerintahan kabupaten padang lawas utara untuk kepentingan pribadi.

Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memeriksa Camat Ujung Batu (sdr SANUSI) dan kepala desa labuhan jurung (sdr ARIPIN DALIMUNTHE) serta pejabat pemerintahan desa lainnya yang terlibat,dan segera tahan bila terbukti melakukan prektek pungli terkait pelantikan BPD sekabupaten padang lawas utara.
Ia juga membeberkan bahwa dugaan kuat praktek pungli itu terjadi atas perintah kadis pemdes padang lawas utara.

"Saya menduga bahwa kegiatan praktek pungli terjadi secara berjamaah dan dugaan saya ini adalah perintah kadis pemdes padang lawas utara kepada para camat dan para kepala desa se kabupaten padang lawas utara" jelasnya.
"Saya dan kawan kawan JMI akan melakukan aksi unjuk rasa (UNRAS) kembali apabila kejaksaan tinggi sumatera utara tidak melakukan pemeriksaan setelah aksi kami pada beberapa minggu lalu" ,ujar ridwan

"Akibat dari pungutan liar dalam acara pelantikan BPD sekabupaten padang lawas utara diperkirakan menghabiskan uang rakyat hingga milliaran rupiah, maka kami akan mendesak pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera utara untuk memanggil dan memeriksa Camat Ujung Batu dan para Kepala Desa yang terlibat sebagai aktor terjadinya pungli tersebut."pungkas Ridwan

Ridwan berharap Harapannya kebupaten padang lawas utara terhindar dari virus pungli dan korupsi yang mengancam kesejahteraan masyarakat padang lawas utara.

(Red:Tim)

Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Dakwah & Komunikasi UIN SU Lakukan Diskusi Online Se-nusantara

By On April 17, 2020


( Flayer Diskusi Online )

Haranews.com|- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSU Lakukan Diskusi Online Se-Nusantara.(Jum'at,17/04/20)


MEDAN, Di tengah eskalasi covid 19 yang semangkin ganas dan di tengah pertanyaan kader-kader HmI yang semngkin banyak tentang status perkaderan, maka Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Uinsu Cabang Medan Periode 2018-2019 melaksanakan gerakan intelektual berbasis online guna meningkatkan kualitas pengetahuan yang menjadi asupan sehari-hari karna mengingat salah satu hukum dialektika yaitu "kuantitas akan bergerak menuju kualitas"

Diskusi online di laksanakan di Grup wa yang telah di gagas oleh saudari Norma tiga hari lalu  (15/04/2020).

Sebanyak 250 peserta kader HmI se Nusantara turut berpartisipasi dalam diskusi online tersebut, sudah menjadi hal umum dalam diskusi HmI berdebat panjang dan laga argumen, begitu la suasana yang terjadi di dalam grup, semua itu guna untuk mencapai titik temu dan solusi.

Ketua umum HMI kom's FDK UIN-SU Muhammad Aulia dalam menyampaikan bahwa "cukup bangga dengan pergerakan intelektual ini yang melibatkan kader HmI se Nusantara, ia juga mengatakan bahwa dulu para filsuf seperti socrates dan teman-temanya membangun gerakan intelektual di mulai dari diskusi lingkaran kecil di bawah gubuk atau pohon, sekarang di zaman revolusi industri 4.0 kita bisa membangun gerakan intelektual dengan media sosial, dan semua ini terjadi karna adanya pandemi covid 19, ujarnya" dan terakhir beliau mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pemateri abangda Muhammad Nurhadi Akbar (kabid PA HmI cabang Medan 2017-2018) telah bersedia menjadi pemateri dan memberikan dedikasinya yang cukup besar untuk kemaslahatan intelektual  kader HmI, baginya". Dan beliu juga berdoa semoga wabah covid-19 ini segera berlalu mengingat kita akan kedatangan tamu yang mulai yaitu Bulan Rhamadan, Aamiin🙏

Dan dalam penyampai pemateri abgda Akbar mengatakan bahwa  senang bisa berbagi ilmu kepada adik" semuanya, dan alhamdulillah antusiasnya juga sngat baik smuanya, tetap smngat, tetap jaga kesehatan, tetap lakukan kebaikan untuk orang bnyak, "ujarnya.

Ayinda Zidny selaku bendum BPL HmI Cabang Medan periode 2017-2018 juga turut hadir dalam kegiatan tersebut beliau juga mengatakan bahwa Pemateri sudah memberikan kesimpulan dan hal hal yang dapat kita lakukan dalam menghadapi masalah perkaderan..  Semoga peserta diskusi bisa mengambil ilmu yang bermanfaat dari penyampaian materi tersebut.

(Red/Tim)

Kader HmI Cabang Medan Gelar aksi kemanusiaan Guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

By On April 17, 2020

Kader Himpunan Mahasiswa islam
haranews.com|- Kader Himpunam Mahasiswa Islam (HMI) cabang medan Gelar aksi kemanusiaan guna memutus COVID-19.(Kamis,16/04/20)

Dairi, Dalam rangka memutus mata rantai covid 19 guna menstabilkan berkehidupan yang damai, Kader HmI cabang medan gelar aksi kemanusian dengan melakukan pembagian masker serta  penyemprotan disenfectan di sejumlah mesjid yang ada di kabupaten dairi khususnya sidikalang.

Puluhan kader yang tergabung dalam organisasi Himpunan mahasiswa Islam  kabupaten Dairi cabang Medan turun kejalan untuk melalukan aksi kemanusian dengan melakukan pembagian masker kepada masyarkat kabupaten dairi guna untuk memutus rantai penyebaran covid-19 yang menjadi pandemi wabah saat ini.

Arif syahan salah satu kader HmI mengatakan bahwa dengan melakukan aksi kemanusiaan ini kami selaku kader HmI Dairi mempunyai harapan agar sekiranya pandemi virus covid-19 segera berakhir agar kita dapat ber aktivitas seperti biasanya, "ujarnya.

Dan beliau juga mengajak kepada seluruh elemen Masyarakat agar tetap selalu berbuat kebaikan kepada manusia, saling membantu sesama manusia dan menjaga kebersihan serta kesehatan terkhusus nya diri sendiri.

Kita doakan bersama semoga wabah covid 19 ini segera cepat pergi dan berlalu supaya kita menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang gembira, "ujarnya.

#YakinUsahaSampai

(Red/Tim)

Obat Tradisional Pencegahan Corona

By On April 16, 2020

( Obat Tradisional )

Obat Tradisional Pencegahan Corona

Corona virus (2019 - nCov) adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan yang pertama kali terjadi di Wuhan ( cina ) dan saat ini telah melanda setiap negara di dunia. Setiap negara sudah kewalahan dalam menghadapi virus Corona.

 Akan tetapi masyarakat di himbau tak perlu khawatir berlebihan dengan adanya virus Covid 19. Prof. C. A. Nidom guru besar biologi universitas Airlangga berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk dapat mengonsumsi rempah rempah asli Indonesia yang bisa menangkal virus Covid 19.

 Virus Corona atau Covid 19 dapat di cegah bila sistem imun tubuh manusia itu sendiri terjaga dengan baik agar tidak mudah terserang penyakit oleh karena nya sering mengkonsumsi tanaman herbal atau tradisional secara rutin dan teratur..

Knpa seperti itu...?

Karna tanaman herbal atau tradisional memiliki manfaat untuk mencegah terjangkit virus Covid 19..

Saya akan jelaskan contoh sebagai berikut:

1.Tanaman temulawak
Jika seseorang meminum jamu temulawak yang memiliki kandungan senyawa aktif Curcumin, salah satu manfaat Curcumin yang terungkap dalam penelitian Perkumpulan Dokter Pengembangan Obat tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) lewat keterangan resmi nya mengatakan Curcumin bersifat anti peradangan, antivirus, antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Dan juga berperan sebagai peningkat imunitas tubuh manusia. Jadi dengan manfaat seperti itu tanaman temulawak dapat mencegah manusia terjangkit virus Covid 19.

2. Kunyit dan Asam Jawa
Selain dari pada itu tanaman kunyit dan asam Jawa atau lebih sering kita katakan kunyit asam. Jika kita meminum jamu kunyit asam juga dapat menetralisir racun dalam tubuh melalui serkulasi aliran darah. Prof Manohar Graf Direktur program penelitian Naturaleuticlas di _University of Newcastle_ mengatakan Curcumin dalam kunyit asam adalah agen anti inflamasi yang sangat kuat untuk melawan peradangan di dalam tubuh. Artinya ialah kunyit asam dapat meningkatkan sistem imun tubuh yang baik dan mencegah atau virus masuk ke sistem jaringan tubuh..

3. sereh dan jahe.
Jika kita minum air rebusan sereh dan jahe atau lebih sering teh sereh jahe. juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga bisa mengatasi mual, flu, dll karna sifat anti jamur dari kedua rempah tersebut.

Banyak kalangan masyarakat yang mengkonsumsi obat-obatan herbal demi meningkatkan daya tahan tubuh supaya rentan terhadap serangan virus Covid 19, Sebab selain dari pada rasa nya enak dan lezat juga memiliki khasiat yang luar biasa.

_Yukkk.. budayakan hidup sehat.._
1. Menjaga Kebersihan
2. Mencuci tangan pakai sabun
3. Menggunakan Masker
4.Menjaga Jarak
5. Berolahraga
6. Makan yang bergizi
7. konsumsi vitamin
8. Tidur Teratur
sehingga meningkatkan Imun Tubuh untuk melawan penyebaran covid 19

Selagi itu mudah .. mengapa tidak

(Penulis : M. Jodi Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SU)

Masyarakat dan Mahasiswa Mepertanyakan Izin Amdal Proyek Lau Simeme, Marwansyah(Kasatker): Tidak Hak kalian Pempertanyakan

By On April 16, 2020


(Ket foto : Marwansyah/Kepala satuan kerja proyek lausimeme )
Haranews.com|-Deli Serdang- Kasatker Bendungan Lau Simeme Marwansyah mengatakan Tidak ada hak masyarakat untuk mempertanyakan Amdal.(Kamis,16/04/20)

Proyek Bendungan Lau Simeme Kec.sibiru-biru deli serdang sumatera utara diduga tidak memilik Amdal. Masyarakat dan Mahasiswa lagi-lagi mepertanyakan terkait izin Amdal yang belum terjawab senin lalu

Ahmad ridwan selaku mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya Mengatakan bahwa kita sebagai mahasiswa dan masyarakat.
Wajib mempertanyakan amdal ini.
Dan menuntut kepada penegak hukum untuk segera menindak lanjuti hal ini.
Karena ini menyangkut kelestarian lingkungan dan hutan." Sesuai uu no 32 tahun 2009 Tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan hidup.karena semua pihak tidak boleh mengabaikan hal tersebut,harus tetap menjaga kelestarian lingkungan sesuai dengan peraturan yang ada.

Tetapi ketika ditanggapin oleh Kasatker Bendungan Marwansyah Mengatakan Tidak ada hak dan masyarakat untuk mempertanyakan amdal ini, Karena sudah di bahas di tingkat nasional."Ujar marwansyah kasatker bendungan lau simeme.

Dengan Tanggapan tersebut maka masyarakat dan mahasiswa sangat kecewa dan akan menyurati Bapak Kapolda Sumatera utara agar segera turun ke lokasi melihat tidak adanya amdal yang dilaksanakan di lapangan
Dan masa aksi juga akan menyurati  kementrian lingkungan hidup untuk mengkaji ulang dampak lingkungan dan hutan akibat dari pembangunan lau simeme. Serta Kementrian BUMN atas pekerjaan yang merusak lingkungan hidup."ujar masa aksi

(Red/Tim)

Proyek Bendungan Lau Simeme Diduga tidak Memiliki Izin Amdal. Masyarakat dan Mahasiswa Mempertanyakan Izin Amdal

By On April 16, 2020

Haranews.com|- Proyek Bendungan Lau Simeme Kec.sibiru-biru deli serdang sumatera utara diduga tidak memilik Amdal(Rabu,15/04/20)

Proyek Pekerjaan Umum & Perkerjaan Rakyat yang dimulai tahun 2018 hingga 2022 diduga tidak memilik izin amdal, proyek ini berdampak pada 5 desa di kecamatan sibiru biru.

Senin lalu masyarakat dan mahasiswa mendatangi langsung ke proyek tersebut. Turut hadir Kasatker Bendungan Marwansyah ST, dan josep ginting selaku humas proyek. menanyakan tentang tanggung jawab perusahaan yang mengakibatkan keruskan rumah warga akibat dari pembangunan proyek tersebut. Namun ketika menanyakan AMDAL tidak di jawab. Lantas masyatakat bingung dikarenakan sejak awal pembangunan masyarakat sama sekali tidak pernah melihat Dokumen Amdal, rencana pengelola lingkungan hidup(RKL) dan rencana pemantauan lingkungan hidup(RPL), UKL&UPL. sampai saat ini kami belum pernah mendapatkan inforasi tentang Amdal proyek itu seharusnya pihak proyek harus membuka informasi ini agar masyarakat tau.
Kami sudah mengkomunikasikan hal ini ke pelaksana proyek namun tidak pernah ada tanggapan dan kami sudah sering turun kejalan sepertinya pelaksana proyek tidak peduli dengan dampak terhadap lingkungan ujar franstio budiman ketua umum forum komunikasi mahasiswa Deli serdang (forkomdes).

karena sejak pertama dibangun masyarakat sudah merasakan dampak terhadap kolam yang mengalami pendangkalan akibat dari air yang bercampur pasir dan tanah serta kebun warga yang tertimbum pasir dan lumpur yg terbawa air sungai .Para peternak ikan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah akibat air keruh bercampur lumpur dan pasir mengakibatkan ikan mati karena insang ikan kotor bercampur pasir dan lumpur.
(Ket Foto :Kolam dan Sungai Keruh)

masyarakat menuntut agar dihentikan sementara proyek bendungan lau simeme sampai selesai ganti rugi dan Amdal.
Karena apabila pelaksanaanya sesuai dengan SOP amdal tentu sungai tidak akan tercemar air bercampur dengan pasir dan lumpur.

Masyarakat sangat kecewa karena sungai menjadi sumber kehidupan masyarakat.
Selain untuk mandi dan minum sungai menjadi sumber air untuk kolam dan kebun warga.

apabila proyek tidak memiliki amdal harus di tindak lanjuti dan diberikan sanksi yang tegas terhadap pelanggaran tersebut, karen sudah melanggar UU No.32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan hidup,karena semua pihak tidak boleh mengabaikan hal tersebut,harus tetap menjaga kelestarian lingkungan sesuai dengan peraturan yg ada.

Masyarakat mengatakan sangat mendukung pembangunan waduk lau simeme namun apabila tidak ada tanggapan dan tindak lanjut dari tuntutan mengganti rugi dan menyelsaikan Amdal dan izin lingkungan proyek itu kami akan tutup jalan akses ke proyek capek kami kolam kami penuh lumpur ladang kami pasir lumpur semua yg turun terbawa air ujar salah seorang warga.

Mereka juga meminta kepada bapak Kapolda Sumatera Utara segera turun ke lokasi melihat tidak adanya amdal yang dilaksanakan di lapangan dan juga meminta kementrian lingkungan hidup untuk mengkaji ulang dampak lingkungan dan hutan akibat dari pembangunan lau simeme.

Sampai berita ini di terbitkan, pihak pelaksana proyek tidak memberikan tanggapan apapun.

(Red:Tim)

Contact Form

Name

Email *

Message *