HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Agar Kita Turut Merasakan Indahnya Ramadhan

Haranews.com|•Bulan ramadhan merupakan momentum agung dari ladang-ladang yang sarat dengan keistimewaan, satu masa menjadi media kompetisi bagi para pelaku kebaikan dan orang-orang mulia.
Itulah Ramdhan, bulan yang sangat di kenal dan benar-benar di tunggu kehadirannya oleh kaum Muslimin.
Kemuliaan diabadikan dalam Al Qur'an dan melalui untaian-untaian sabda Rasulullah Saw.

1. Mengerjakan hal yang wajib
Di bulan suci Ramadhan Allah mewajibkan umat manusia untuk berpuasa sebagaimana firman-nya dalam Al Qur'an surah Al Baqarah ayat 183, selain dari pada itu sholat lima waktu wajib di kerjakan dan menunaikan zakat.

2. Memperbanyak ibadah
Di bulan suci Ramadhan Rasulullah senantiasa memperbanyak amalan seperti dzikir, tasbih, dan melakukan sholat Sunnah tarawih yang memiliki pahala yang besar.

3. Menjauhi Dusta
“Barang siapa umatku yang tidak mampu meninggalkan perkatan dusta dan perbuatan yang dusta, maka sesungguhnya tidak membutuhkan puasanya sama sekali atau puasanya tidak berharga".

4. Berkumpul dengan Keluarga
Rasulullah sepanjang hari sangat menyayangi dan sangat memperhatikan kasih sayang, perhatian kepada keluarga atau hubungan kedekatan yang baik dengan keluarganya. Begitu juga pada bulan Ramadhan, kebaikan beliau lahir dan batin kepada keluarga yang dimilikinya semakin meningkat lagi dan semuanya mendapat limpahan kasih sayang dengan adil.

5. Bersikap Manis pada Istri
Puasa ramadhan tidak pernah menghalangi Rasulullah untuk sekedar memberikan perhatian berupa kecupan manis kepada para istrinya yang beliau cintai. Beliau adalah sosok manusia terbaik, sosok orang yang paling kuat menahan nafsunya. Sebab itu beliau tetap mencium kening istrinya tanpa berpenagruh pada puasa ramadhannya.

6. Mencari Lailatul Qadar
Rasulullah di bulan Ramadhan selalu lebih bersungguh sungguh dalam menjalankan ibadah dan amalan pada bila dibandingkan dengan bulan bulan yang lain, terutama pada waktu hari hari sepuluh hari terakhir untuk mencari lailatul qadar sebab Rasulullah mengetahui pada malam tersebut tersimpan kebaikan yang lebih baik malam 1000 bulan.

7. I’tikaf
Rasulullah selalu  beri’tikaf di masjid yang tenang pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, beliau menjalankan I’tikaf atau berdiam diri dan mendekat kepada Allah selama 20 hari.I’tikaf juga contoh teladan kebaikan yang dilakukan Rasulullah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memohon kebaikan padaNya.

8. Memperbanyak Membaca Al Qur’an
Rasulullah selalu bertadarus atau membaca Al Qur’an di bulan Ramadhan dengan sungguh sungguh, Malaikat Jibril senantiasa datang menemui beliau di bulan Ramadhan untuk tadarus al-Qur’ân bersama dan memberi petunjuk yang disampaikan oleh Allah untuk kemudian disampaikan kepada seluruh umat islam.

9. Memperbanyak Sedekah
Rasulullal adalah orang yang paling tinggi tingkat dermawannya atau paling banyak sedekahnya. Sedekah yang dilakukan beliau ibarat angin yang bertiup membawa kebaikan dan terus menerus, tidak takut kekurangan atau kehabisan rejeki, sebab Rasulullah percaya Allah selalu memberi rezeki.

10. Tidak Bermalas Malasan
Sering kita jumpai, bulan Ramadhan menjadi alasan untuk bersantai dan hanya tiduran sepanjang hari, padahal Rasulullah tidak pernah mencontohkan demikian, sepanjang masa hidup Rasulullah, bulan Ramadhan yang mulia merupakan bulan dijalankan dan diisi kegiatan serta amalan bermanfaat yang penuh dengan keseriusan.

11. Memberi Keringanan Bagi yang Kesusahan
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Ramadhan pernah berjihad dan beliau menyuruh kepada para shahabatnya untuk membatalkan puasa ramadhan mereka supaya kuat dan tidak lemah saat berhadapan dengan musuh, namun dengan kondisi tertentu yang memang membutuhkan dan mewajibkan untuk mengganti di hari lain, hal itu karena melakukan kepentingan islam atau demi islam yang lebih penting.
Hal itu tentunya dilakukan karena Rasulullah menyebarkan islam dengan kasih sayang, tidak dengan paksaan atau dengan sesuatu yang memberatkan, semua itu dilakukan untuk hal yang lebih penting, dengan keperluan yang memang diridhoi oleh Allah, sehingga Rasulullah menjelaskan bahwa islam selalu meberikan keringanan bagi yang membutuhkan, tidak serta merta memberatkan.

Inilah Sunnah yang di warisi oleh Rasulullah Saw. Ketika beribadah di bulan puasa. Dan jika pelajaran ini kita kerjakan dengan ikhlas maka kita akan merasakan indahnya Ramadhan selain dari pada ini semua bertawakal kepada Allah SWT. Merupakan kunci paling utama agar kita merasakan indahnya Ramadhan.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan "dalam menyambut kedatangan musim-musim ibadah, seseorang sangat membutuhkan bimbingan, bantuan dan Taufik dari Allah SWT. Cara meraih semua adalah bertawakal kepada Allah SWT. Menghadirkan rasa tawaqal kepada Allah SWT adalah suatu hal yang paling penting untuk menyongsong musim-musim ibadah semacam ini, untuk menumbuhkan rasa lema, tidak berdaya, dan tidak akan mampu menunaikan ibadah dengan sempurna melainkan semata karena ridho Allah SWT.

Semoga bermanfaat...

Penulis : Muhammad Jodi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *