HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

COVID 19 ANTARA BIOLOGIS DAN MISTIS

COVID 19 ANTARA BIOLOGIS DAN MISTIS

www.haranews.com|- Pertama saya akan mengkaji covid 19 secara biologis.
Sebagian orang mengira bahwa covid 19 adalah senjata America dalam menyerang Cina, tetapi akhir-akhir ini terbantahkan dengan Negara America menjadi negara peringkat ke 1 dalam penyebaran covid 19 ini.

Sementara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membantah corona merupakan virus buatan manusia yang digunakan sebagai senjata biologi.

Peneliti bidang mikrobiologi LIPI Sugiyono Saputra mengatakan virus SARS-CoV-2 tidak memiliki kesamaan gen dengan virus corona lain seperti flu, MERS hingga SARS 2002.

Lantas benarkah covid 19 produk mistik ?

Menurut comte perkembangan manusia dibagi kedalam 3 tahap perkembangan yaitu yang pertama tahap teologik, kemudian berkembang ke tahap metafisika, dan akan berkembang ketahap yang terakhir yaitu tahap positif.

Tahap ini menurut Comte adalah suatu tahap yang berlaku bagi perkembangan rohani seluruh umat manusia, bahkan berlaku bagi setiap masing-masing individu itu sendiri. Ketika seorang masih perpandangan teologis berarti ia masih berfikiran kuno/ketinggalan zaman walaupun ia hidup dizaman yang modern. Dan ketika orang berfikiran realitas/nyata maka dia dapat sebagai seorang yang modern walaupun dimana saja mereka berada.

Dalam kondisi wabah covid 19 saat ini comte mengajak kepada kita bahwa kita harus lebih percaya dengan tenaga medis dari pada kekuatan mistis, harusnya.

Gagasan Comte tentang keadaan masyarakat ini kemudian dipertegas oleh Tan Malaka. Bapak Bangsa yang mati dalam keadaan dituduh komunis ini pernah mengajarkan cara berpikir kepada masyarakat Indonesia dalam catatan yang panjang. Ajaran Tan Malaka ini terangkum bagus dalam bukunya, Madilog (Materialisme, Dialektika Logika).

Dalam buku Madilog tan malaka mengaja kepada kita untuk pergi meninggalkan berfikir tahayul yang sudah lama bersemayam damai dalam cara pandang masyarakat Indonesia. Warisan animisme-dinamisme yang mengakar kuat dalam cara berpikir masyarakat Indonesia. sebuah cara berpikir yang, disebut oleh Tan Malaka sebagai sebab tidak segera majunya peradaban Indonesia.

Tapi sayang, satu abad setelah Tan Malaka merampungkan masterpiece-nya itu, masyarakat Indonesia tak kunjung keluar dari cara berpikir yang mistis. Masyarakat kita sudah terlanjur gandrung dengan cara berpikir yang berbau mistis.

Kasus virus Corona yang heboh akhir-akhir ini adalah tolak ukur sederhananya. Cara pandang yang sifatnya mistis masih saja hadir di tengah-tengah kita. Masyarakat yang katanya berperadaban lebih dari ribuan tahun ini masih terlalu awam untuk diajak berpikir logis. Disini terlihat jelas apa yang di perjuangkan oleh Tan Malaka sejak dulu, mengajak kita untuk berfikir kritis serta meninggalkan cara berfikir mistis.

Melihat kondisi cara berfikir masyarakat saat ini, ingin rasanya saya mengintip makanya Comte dan Tan Malaka. Kira-kira mereka di dalam kuburan sedang menangis atau tertawa sinis??
Entahlah.....

Penulis: Muhammad Aulia Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Previous
« Prev Post

1 comments:

Contact Form

Name

Email *

Message *