HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Kebijakan Tarik Ulur UKT, Mahasiswa PTKIN se-Indonesia Protes


Haranews.com|- Kementrian Agama (Kemenag) membatalkan diskon pembayaran SPP, yang sekarang dikenal dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Meskipun, sebelum Kemenag sudah menyiapkan program tersebut.(Minggu,26/04/20)


Awalnya diskon UKT sebagai langkah Kemenag dalam menyikapi dampak ekonomi pandemi Covid-19 ini sudah tepat. Sehingga dengan kebijakan itu beban mahasiswa PTKIN dapat diringankan.

Kebijakan tarik ulur inipun mendapat banyak protes dari berbagai PTKIN se-Indonesia, diantaranya adalah dari Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Mereka meminta pihak kampus untuk tetap memotong UKT mereka sebagaimana kebijakan sebelumnya. Mereka juga mengancam pihak kampus untuk tidak membayar UKT apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

(Surat Terbuka DEMA PTKIN se-Indonesia)

Selain itu Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negri (DEMA PTKIN) se-Indonesia juga melayangkan protes terhadap kebijakan kemenag yang mencabut kembali program diskon UKT ini.

Melalui Rapat Koordinasi Online (RAKORLINE) DEMA PTKIN Se-Indonesia bersama Koordinator
Pusat dan petisi yang dilayangkan beberapa Kampus di lingkungan PTKIN meminta setidaknya 5 tuntutan. Salah satunya adalah DEMA PTKIN "Menuntut Forum Rektor PTKIN, Dirjen Pendis dan Menteri Agama RI untuk segera membahas dan membuat Keputusan Menteri Agama (KMA) yang berkaitan dengan pembebasan dan pemotongan UKT semester ganjil tahun ajaran 2020-2021 serta melakukan pembaharuan aturan mengenai ketetapan UKT/SPP dari yang semula minimal 10% menjadi minimal 50%, karena sudah 3 bulan mahasiswa tidak menikmati fasilitas perkuliahan semester genap tahun ajaran 2020.

Kita berharap agar aspirasi dan tuntutan Mahasiswa PTKIN agar dapat ditindaklanjuti oleh Forum Rektor PTKIN, Dirjen Pendis dan Menteri Agama RI serta untuk memenuhi rasa keadilan bagi Mahasiswa PTKIN ditengah Pandemi Covid-19.

(Red: Syahrial)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *