HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Ketua FSM Simalungun,Wahyu:Meminta Pemerintah Untuk Kembalikan Kepercayaan Kepada Masyarakat

Ketua Forum Silaturahmi Mahasiswa (FSM) Simalungun (Wahyu Nur Sodiq)

haranews.com|-Simalungun- maraknya kabar yang beredar mengenai jumlah Kasus  positif Corona (Covid-19) yang diumumkan oleh Gugus Tugas Covid-19 beberapa waktu lalu menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Simalungun.(Senin,14/04/20)

Hal ini membuat Ketua Forum Silaturahmi Mahasiswa (FSM) Kabupaten Simalungun Wahyu Nur Sodiq S Sos ikut buka suara.
Putra asli Sidamanik ini menjelaskan bahwa "Bupati Simalungun yang juga Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kab. Simalungun diharapkan bertanggung jawab dan mengembalikan kepercayaan masyarakat". Pasalnya masyarakat yang awalnya kondusif dan mematuhi aturan pemerintah untuk sosial distancing dan tetap dirumah agar memutus penyebaran Covid-19 di Simalungun kini tidak percaya lagi dengan aparat pemerintah Kabupaten Simalungun dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dikarenakan mengumumkan ada 3 kasus terpapar positif Corona (Covid-19) dari hasil sample rapid test yang belum tentu 100 persen akurat dan kemudian di klarifikasi kembali bahwa tidak ada kasus terpapar positif virus Corona (Covid-19) di Simalungun.

Melihat situasi di tengah masyarakat Wahyu menganggap bahwa Gugus Tugas penanganan Covid-19 kurang teliti dan memberi ketakutan kemudian berakhir kegaduhan. Apalagi ada kasus meninggal dunia yang disebut-sebut karena positif virus Corona (Covid-19) yang pada akhirnya dianggap masyarakat sebagai bisnis kesehatan oleh masyarakat.

Oleh karenanya kata Wahyu, Pemerintah dan Gugus Tugas penanganan Covid-19 harus lebih bersinergi membangun kepercayaan masyarakat untuk tetap kondusif dan tenang serta memberi pemahaman bahwa virus Corona (Covid-19) adalah bukan hal main-main. Apalagi Presiden RI Ir Joko Widodo telah mengeluarkan Kepres No. 12 Tahun 2020 yang menetapkan bahwa virus Corona sebagai Bencana Nasional nonAlam. Peran Pemerintah Daerah dan seluruh Forkopimda sangat dibutuhkan. Di desa-desa agar Kepala Desa bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar tetap menjaga jarak melakukan sosial distancing dan wajib menggunakan masker sesuai anjuran pemerintah, hal ini sesuai dengan Permenkes No. 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular yang didalamnya dikatakan bahwa penanggulangan penyakit menular adalah upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif dan preventif yang ditujukan untuk menurunkan dan menghilangkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian, membatasi penularan, serta penyebaran penyakit agar tidak meluas antar daerah maupun antar negara serta berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa/wabah.

Sebab kabar terbaru per tanggal hari ini 13/04 Gugus Tugas Penanganan Covid-19 telah merilis dan mengumumkan bahwa hasil tes swab yang kemarin samplenya dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan pusat, hasilnya jelas bahwa ada 2 kasus positif Corona (Covid-19) baru di Kabupaten Simalungun dari 4 sample Swab yang dikirim.
Sebagai dampak dari aturan pemerintah kepada masyarakat untuk tetap dirumah, marilah kita saling membantu satu sama lain, yang kaya membantu yang miskin agar bisa tercukupi kebutuhan pokoknya, minimal bisa makan sembari menunggu kebijakan pemerintah dalam menghitung stok pangan kedepan untuk seluruh masyarakat di daerah-daerah. Mari kita mawas diri dan tetap berjaga-jaga, serta selalu berdoa, agar jangan sampai kasus Covid-19 ini semakin merebak di tanah Habonaron di Bona, tegas wahyu.

(Red/Tim)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *