HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

MASIHKAH ADA PERCAYA POLITISI?

Medan.Haranews.com."Seorang politisi berfikir tentang pemilu yang akan datang, seorang negarawan berfikir tentang generasi yang akan datang"
Begitulah petuah dari mbah James Freeman Clarke yang menurut saya sangat relevan jika di kaitkan dengan kondisi saat ini.

Petuah di atas dapat membuka cakrawala kita, bahwa yang bagus ucapanya, baik tingkah lakunya dan brilian janji-janjinya tidak menjamin keberlangsungan setelah duduk di singgasana. Maka saya mengambil quotes dari mbah George orwell yang pernah mengatakan begini "Bahasa politik di rancang untuk membuat kebohongan terdengar jujur dan pembunuhan menjadi di hormati", sepakat tidak sepakat saya yakin sepakat, begitu bukan ?

Penulis sebenarnya tidak percaya dengan politisi tapi kami di paksa untuk berdemokrasi jika melawan kita di cap anarki. maka saya meminjam bahasa mas eka kurniawan yang berdengung di atas kertas putih begini bunyinya "Aku tidak percaya pada bapak-bapak anggota dewan, aku lebih percaya pada dinding toilet", katanya, sebuah degelan elegan yang pas dan pantas sepertinya, semoga pembaca legah aspirasinya telah terwakili.

Beranjak dari politisi ke kebijakan politik dan pengamalanya.

Di tengah eskalasi penyebaran corona yang semakin meluas pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan di antaranya Sosial distancing, lockdown sampai pada penyaluran dana untuk penanggulangan covid 19 dan sekutunya.

Pada tanggal 25 Februari  2020, telah diberikan stimulus pertama senilai Rp.103 Triliun,
Lalu pada tanggal 13 Maret 2020, stimulus kedua di berikan senilai Rp.22,9 Triliun,
Dan terakhir pelebaran defisit senilai Rp.125 Triliun, sehingga totalnya mencapai Rp.158,2 Triliun. Lalu yang menjadi pertanyaan kritis saya adalah, Apakah dana yang di keluarkan pemerintah sudah sampai pada titik kemerataan sosial?
Ataukah ini menjadi proyeksi besar-besar dan masih adakah oknum yang olah-mengolah di atas derita wabah?

Semenjak anjuran pemerintah tinggal #Dirumahaja maka secara pemikiran masyarakat bertanya-tanya, sudah sampai mana bantuan dana terlaksana?

Maka saya berharap kepada para pemangku jabatan untuk tetap mengawal keberlangsungan dana bantuan ini kepada yang membutuhkan, dan semua masyarakat bertanggung jawab atas realisasi kebijakan pemerintah.

Maka cambukan terakhir untuk politisi adalah  jangan terlalu asyik saling berbagi jatah kursi, jangan lupa bahwa tugas utama seorang politisi adalah mengurusi Rakyat bukan oligarki.

#YakinUsahaSampai
(Oleh :Muhammad Aulia)

Previous
« Prev Post
Oldest
You are reading the latest post

Contact Form

Name

Email *

Message *