HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

MPU Aceh Bolehkan Shalat Tarawih digelar Seperti Biasanya


Aceh.haranews.com|- Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan tausiah tentang tata cara pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan dan kegiatan keagamaan lainnya di tengah pandemi Covid-19.(Rabu,22/04/20)

Ada 13 poin yang disampaikan, salah satunya membolehkan masyarakat melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah di masjid atau mushala selama Ramadhan.

Tausiaah Nomor 5 Tahun 2020 tertanggal 21 April 2020 itu untuk menjawab kegelisahan masyarakat tentang pelaksanaan ibadah tarawih di tengah wabah Covid-19.

Sebab sebelumnya, Menteri Agama mengimbau umat muslim agar meniadakan shalat tarawih di masjid dengan pertimbangan saat ini negara sedang darurat Covid-19.

Tausiah tersebut ditandatangani Ketua MPU Aceh Tgk HM Daud Zamzamy bersama tiga wakil ketua yaitu Tgk H Faisal Ali, Dr Tgk H Muhibbuththabary MAg , dan Tgk H Hasbi Albayuni.

Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali menjelaskan, shalat tarawih berjamaah di masjid atau mushala hanya dibolehkan bagi daerah yang terkendali dari penularan wabah Covid-19.

"Diminta kepada setiap komponen masyarakat yang berdomisili di kawasan yang kondisi penularan wabah penyakit Covid-19 masih terkendali, maka pelaksanaan ibadah shalat fardhu, tarawih, witir dan shalat hari raya (shalat ‘Id) dapat dilaksanakan di masjid dan meunasah dengan membatasi waktu pelaksanaannya," bunyi salah satu poin Tausiah.

Sementara bagi daerah yang tidak terkendali atau kawasan yang berstatus zona merah, diminta agar tidak menyelenggarakan semua aktifitas ibadah yang melibatkan orang banyak.

Terkait dengan penetapan status daerah aman atau tidak, jelas Tgk Faisal menjadi kewenangan Pemerintah Aceh.

"Diminta kepada Pemerintah untuk menetapkan status kawasan penularan pandemi Covid-19 sesuai dengan tingkat dan klasifikasi daruratnya (terkendali atau tidak terkendali)," bunyi poin lain.

Sedangkan terkait pelaksanaan ibadah lain seperti menunaikan zakat, infaq dan shadaqah tetap dilaksanakan sebagaimana biasa, guna optimalisasi kepedulian dan perhatian terhadap duafa/fakir miskin yang berdampak penularan wabah penyakit Covid-19.

( Sumber : Serambi Indonesia )

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *