HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Banjir Merendam Jalan Utama Perkebunan Sei Balai

(Jalan Utama Perkebunan Sei Balai Terendam Banjir)
Haranews.com|•Hujan yang melanda desa perkebunan sei balai selama dua hari berturut-turut mengakibatkan air meluap dan mengakibatkan banjir di jalan utama perkebunan sei balai menuju jalan lintas Sumatera. Rabu (13/05/2020)

Jalan yang menjadi jalur utama masyarakat perkebunan sei balai terputus dikarenakan terendam banjir. Segala aktifitas masyarakat terhambat diakibatkan banjirnya jalan tersebut. Banyak kendaraan yang harus putar balik dikarenakan banjir yang sangat dalam. Mereka harus putar balik untuk menuju jalan lain yang jaranya sampai 10 KM yang biasanya bisa melewati jalan tersebut hanya 3 KM.

Rahmadi salah satu warga saat dihampiri wartawan beliau mengatakan bahwa, banjir yang melanda desa kami saya rasa sangat sering,  apalagi saat hujan lebat seperti saat ini.  Tidak hanya banjir jalan perkebunan PT BSP yang saat ini menjadi menjadi jalan utama untuk menuju ke jalan lintas sumatera kian memburuk. Badan jalan hanya tanah yang saat ini dibilang sudah tidak layak dilalui. Karena jalan tersebut tidak hanya dilalui masyarakat sei balai akan tetapi jalan penghubung tinjowan simalungun dan beberapa desa kec. Pulo bandring Asahan.

Saya berharap jalan tersebut segera diselesaikan pemerintah untuk segera dilakukannya rabat beton yang sudah lama rasanya terdengar ditelinga masyarakat akan terealisai. Upaya agar masyarakat dapat menggunakan jalan tersebut dengan baik. Guna percepatan ekonomi di daerah kami. Lebih lagi saat ini desa kami sudah ada wisata danau Indah Lestari. Tentunya hal menjadi keinginan masyarakat kami. Imbuh Rahmadi

Desa perkebunan sei balai saat ini yang berbatasan langsung dari kabupaten asahan kecamatan pulo bandring dan kabupaten simalungun kecamatan ujung padang. Tentunya ini menjadi sorotan dari kabupaten tetangga yang pembangunannya tak kunjung terealisasi.

(Red)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *