HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Gerakan Aktivis Sumut(GAS): Hilangnya Ketegasan Sebagai Bangsa Ketika Wabah di Perairan Pulau Sembilan Langkat.


Haranews.com|•Virus Corona merupakan pandemic yang terjadi diseluruh dunia. dimana banyak negara yang kewalahan dalam menghadapi virus ini termasuk bangsa ini yang kewalahan bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sampai mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang strategis ialah PSBB (Pembatasan sosial berskala besar).
Namun lagi-lagi kebijakan itu tidak berlaku bagi Koorporasi asing. terbukti dengan masuknya kapal asing ke perairan Pulau Sembilan Kecamatan Pangkalan susu, Langkat membuat marah nelayan setempat pada tanggal (3/5/2020).

Seharusnya menjadi perhatian khusus masuknya kapal MV. Cheung Kam Wing / Cheung Lai Chun berbendera Hongkong itu, karna masuknya kapal tersebut ditengah wabah virus Covid-19 yang semestinya kapal tersebut tidak boleh berlayar apalagi masuk ke perairan Indonesia karna tentu sangat sensitive ditengah pandemic membiarkan kapal-kapal asing masuk kewilayah perairan bangsa ini tanpa pengawalan yang terlihat.

Gerakan Aktivis Sumut Zulkifli yang juga merupakan mantan Wakil ketua Umum BEM Universitas Al Azhar Medan melihat adanya Kejanggalan prosedural yang tidak sesuai dengan SOP seperti disampaikan.

Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta mengaku ada izin pada kapal tersebut namun pengawalan dalam berlabuhnya kapal asal hongkong tersebut tidak ada “ya seharusnya ada pengawalan dalam berlabuhnya kapal pencari ikan milik asing baik itu dari pihak perusahaan swasta mau pun dari aparat yang berwenang biar tidak ada timbul kecurugaan oleh nelayan setempat,ini seakan ada konspirasi masuknya kapal asing itu”ujar zul".

“Kami mengatakan bahwa kapal asing yang masuk beraktivitas pengangkut ikan Kerapuh di Perairan Pulau Sembilan Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat. Menilai lemahnya pertahanan kepolisian air Sumatra Utara (Polair-Su) dalam memantau gerakan kapal asal Hongkong yang semestinya berlabuh tidak sampai bibir perairan Pulau Sembilan" dalam komperensi pers Sabtu (9/5/2020)

"Aktivis Sumut Ari Gusti yang juga merupakan mantan PLT ketua BEM STMIK TGD menambahkan Kami jelas sangat kecewa dengan lemahnya keamanan,penjagaan laut dipulau Sembilan oleh Polisi Air Sumatra utara,Harus ada teguran yang keras dari kapolda-Su kepada Roy Sihombing dan mengevaluasi Polair-Su akibat lalainya menjalankan tugas”.ujar Ari sambil bernada kecewa"

(Red:Tim)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *