HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Mengisi Kegersangan Ruang Publik

(Muhammad Mas'ud Silalahi Koordinator Nasional Forum Silaturahmi Mahasiswa Indonesia)
Haranews.com|•Era digitalisme saat ini media sosial dan media mainstreem mampu merubah paradigma berfikir manusia, mempengaruhi cara berfikir dan bertindak manusia, maka ruang digital saya kira penting untuk diisi dengan muatan-muatan konten yang menyegarkan, menyehatkan dan mencerdaskan. Apabila ruang digital ini lebih di dominasi oleh konten yang tidak menyegrkan, tidak menyehatkan dan tidak mencerdaskan maka kerusakan generasi akan lebih memprihatinkan.

Oleh sebab itu pula ruang publik ini penting kiranya diisi oleh para cendikiawan, para ulama dan para tokoh bangsa dengan konten-konten positif yang membuka tabir pemikiran serta dapat menggairahkan semangat perjuangan generasi muda untuk terus ikut serta dalam membangun peradaban umat, bangsa dan agama. Sebingga rong-rongan dari kaum-kaum 'jahat' yang tidak bertanggungjawab dengan sengaja atau tidak sengaja menyebarkan konten-konten yang tidak baik akan dapat ditutupi oleh nilai kearifan dan kebijaksanaan.

Untuk itu bagi generasi muda bangsa juga mesti mensuport, menyemangati dan membantu para stake holder, para pemikir - intelektual dan para ulama dalam menumpahkan pikiran serta derap langkah gerakannya berjuang di dunia nyata dan dunia maya untuk kejayaan umat dan bangsa dimasa mendatang.

Kita harus melawan buzzer-buzzer 'nakal' yang hendak merong-rong persatuan, kesatuan, dan keharmonisan bangsa ini. Menyesatkan pola pikir dan memprovokasi generasi dengan konten-konten yang tidak menyehatkan serta mencerdaskan itu.

Disamping itu, ada juga persoalan 'etika publik' yang mesti dibangun dan dikuatkan sehingga ruang publik (media sosial) ini dapat menjadi kebermanfaatan yang baik. Apakah itu dari foto-foto yang tidak senonoh, tulisan-tulisan yang tidak berfaedah dan tidak mendidik dan seterusnya.

Saat ini saya juga telah menyaksikan ada orang-orang yang berupaya untuk menyegarkan, menyehatkan dan mencerdaskan ruang publik. Ya, walaupun jumlahnya tidak sebanyak orang-orang yang ingin merusaknya dan membuat suasana menjadi gersang. Tapi saya yakin betul bahwa jika nilai kearifan dan kebijaksanaan serta etika publik ini diperkuat maka nilai-nilai keburukan itu akan menurun derastis dan generasi kita akan terselamatkan dari kesesatan-kesesatannya dalam berfikir dan bertindak. Disinilah kiranya perlu dibutuhkan kecerdasan dalam menganalisa, berfikir dan bertindak cerdas dalam menggunakan media sosial.

Penulis Muhammad Mas'ud Silalahi Koordinator Nasional Forum Silaturahmi Mahasiswa Indonesia

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *