HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Bangunan PAMSIMAS Mangkrak, Mahasiswa Minta Kejaksaan Paluta & Polres Tapsel periksa Kepala Desa dan KKM Pamsimas Desa Jambu Tonang


Padang Lawas Utara•Haranews.com|•
Secara umum, Program PAMSIMAS ditujukan untuk meningkatkan akses pelayanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin per desa/kelurahan dan meningkatkan nilai dan perilaku hidup sehat dengan membangun/menyediakan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Namun apa jadinya bila proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan terkesan mencari keuntungan lebih, untuk kepentingan pribadi, kelompok tanpa mengutamakan kwalitas dan kwantitas.

Seperti yang terjadi di Desa Jambu Tonang Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Padang Lawas Utara, diduga pelaksanaan kegiatan Program Pamsimas 2019 secara swakelola dari kucuran dana APBN dengan pagu senilai Rp 350 juta tersebut, dinilai tidak serius dan terbenggalai satu tahun. Pelaksana kegiatan tersebut diduga melanggar ketentuan yang berlaku.

Hasil konfirmasi dari Kepala Desa terkait pekerjaan, bahwa bangunan tersebut di kerjakan muali dari bulan November 2019 tahun lalu dengan anggara 350 juta. Namun bangunan tersebut terkendala sebab gangguan alam.

Selain itu, sesuai dengan informasi dari masyarakat desa Jambu Tonang bahwa bangunan tersebut ada dua, satu di Jambu Tonang Gariang kemudian Satu Lagi di Jambu Tonang Lombang. Bangunan pamsimas yang di desa Jambu Tonang Gariang sudah selesai namun airnya tidak di tersalurkan kepada masayarakat Desa tersebut, sedangkan bangunan yang di Jambu Tonang Lombang belum selesai di kerjakan (1 tahun mangkrak).

Menanggapi hal tersebut seorang mahasiswa UIN SU Medan asal Kecamatan Ujung Batu (Ahmad Ridwan Dalimunthe) mengatakan,
”sebagai masyarakat dan mahasiswa, saya sangat kecewa dengan program ini karena seharusnya program tersebut bisa membantu masyarakat, bukan malah di lalaikan dan di manfaatkan untuk kepentikan pribadi oleh oknum tertentu. Kemudian bangunan ini mangkrak dan kadaluarsa karena bngunan ini dimualai dari 2019 sampai saat ini belum juga selesai, harusnya kan ada mekanisme dalam pengerjaan, khususnya batas waktu pengerjan. Jika seperti ini diduga pengelola program PANSIMAS bekerjasama untuk mencari keuntungan sebesar mungkin (Mark-up) dan saya berharap kepada instansi terkait dalam hal ini Kejaksaan Padang Lawas Utara dan POLRES TAPSEL untuk bisa segera mengambil tindakan atas adanya dugaan penyalahgunaan anggaran Pamsimas Di Desa Jambu Tonang.

"Saya meminta KEJARI Padang Lawas Utara untuk segera memanggil dan periksa Kepala Desa Jambu Tonang, dan Ketua KKM Pamsimas Desa Jambu Tonang atas dugaan penyalah gunaan anggaran Negara. Jika persoalan ini tidak di tanggapi dan di tindak lanjuti oleh semua instansi terkait di Padang Lawas utara, maka saya akan bawa persoalan ini ke KEJATISU Dan POLDA Sumatera Utara" tutup Ridwan.(Red:Syahrial)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *