HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

ATASI INSECURE DENGAN BERSYUKUR


Haranews.com|•Kata insecure berasal dari bahasa Inggris, yang memiliki arti “tidak aman”. Tidak aman disini ialah merasa cemas, ketakutan, ragu dan tidak percaya diri akan diri sendiri, dalam kata lain kita merasa rendah diri. Setiap orang tentunya pernah merasakan itu, namun berlarut-larut dalam insecurity akan berakibat fatal pada kesehatan mental. Curhatan insecure kini sangat marak di media sosial. Kita merasa mudah rendah diri dengan melihat kehidupan orang lain dan kerap membandingkan-bandingkannya dengan kehidupan kita, apalagi kini dengan mudahnya akses media sosial membuat kita dapat melihat sisi kehidupan orang lain, yang terkadang membuat kita begitu impulsif bahwa hidup kita amat sangat tak sebanding dengan orang lain. Padahal kita tak tau apa yang mereka alami sebenarnya, karena terkadang apa yang kita lihat belum tentu kenyataan, dan apa yang kita dengar belum tentu kebenaran. 

Selalu merasa iri, bahkan dengan hal-hal sepele. Misalnya melihatt orang lain lebih putih, lebih tinggi, cantik, tampan, kaya, pintar, dan sebagainya kita mudah sekali merasa insecure. Tidak kah kamu ketahui bahwa Allah telah menciptakan makhluknya dengan segala kelebihan dan kekurangan. Kelebihan orang lain yang kamu lihat bisa menjadi kekurangan mu, dan kekurangan orang lain bisa jadi merupakan kelebihanmu. Kamu juga harus menyadari bahwa kamu istimewa dan berharga. Merasa berharga tak harus dimulai dengan menerima pengakuan dari orang lain, namun dimulai dengan menghargai diri sendiri.  Bukankah Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya bentuk?. Seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an Surah At-tin Ayat 9:

لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

 Kita harus paham bahwa setiap manusia memiliki kehidupan dan jalannya masing-masing. Kita tidak bisa menyamaratakan jalan hidup setiap orang, inilah mengapa pentingnya menanamkan sikap bersyukur guna terhindar dari rasa insecure. Mengapa demikian?. Karena kita terlalu melihat kelebihan orang lain, sampai lupa pada kelebihan diri sendiri. Sama hal nya dengan kata pepatah, “rumput tetangga lebih hijau”, itu dikarenakan kita terlalu fokus melihat pada apa yang tak kita miliki. Harusnya kita fokus dengan menjaga dan mensyukuri apa yang kita miliki. Alih- alih kerap merasa insecure alangkah lebih baik jika kita terus intropeksi dan meningkatkan diri. Ketika sedang merasa insecure, cobalah sejenak mensyukuri atas apa-apa yang telah Allah berikan selama ini. Allah telah memberikan begitu banyak nikmat, baik dari nikmat kesehatan, keselamatan, dan masih banyak lagi nikmat yang lainnya yang patut kita syukuri. Allah telah berjanji kepada akan menambahkan nikmatnya bagi orang-orang yang bersyukur. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim Ayat 7:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

 Artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". 


Kerap merasa insecure akan mematikan potensi diri dan selalu hidup dalam kecemasan, serta menjauhkan diri dari rasa bersyukur. Bersyukur merupakan salah satu cara untuk berterimakasih kepada Allah dengan segala pemberian-Nya bagi kita. Menjalani hidup dengan rasa syukur akan membuat hidup kita lebih indah, bukan karena bahagia kita bersyukur, melainkan dengan bersyukur kita akan bahagia. Ingatlah ketika kamu merasa insecure dengan segala keadaan mu saat ini, masih banyak diluar sana yang ada di bawah kita. Hiduplah dengan standar mu bukan dengan standar orang lain. Lihatlah kebawah jika itu perkara harta dan segala hal duniawi, dan lihatlah ke atas jika itu perkara kebaikan, amal ibadah, ilmu, dan adab. Maka dengan seperti itu hidupmu akan terasa lebih berkah dan bahagia.



Penulis : Kartika Duri Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN SU

Previous
« Prev Post

3 comments

Contact Form

Name

Email *

Message *