HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

MAKNA ‘INSYAALLAH’ YANG DISALAHARTIKAN

(Ridho Ha’ady Ashaqi/ Mahasiswa Jurusan Komunikasi & Penyiaran Islam Fakultas Dakwah & Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)

Haranews.com|•Bukan manusia namanya jikalau tidak sering menebar janji dan memberi harapan. Tapi diantara harapan dan janji itu, tidak banyak juga yang hanya sekedar janji manis belaka. Di Indonesia sendiri yang bermayoritas Muslim, kata InsyaAllah sering dijadikan tumbal untuk mengiyakan atau menjanjikan sesuatu kepada seseorang. Contohnya seperti ada seseorang yang ingin mengajak kita ikut kajian rutin di salah satu masjid. Lalu pada saat di hari yang sama kita juga ada kegiatan duniawi yang dari jauh-jauh hari sudah kita tunggu, lantas untuk supaya tidak menyakiti hati orang yang mengajak kita, atau sekedar memberi harapan kepada beliau, kita menjawab kepada beliau “InsyaAllah ya...”. Tidak bisa dipungkiri, hal itu sangat sering terjadi kepada orang lain ataupun diri kita sendiri.

Memang benar kita tidak boleh sembarangan mengucap janji kepada seseorang, karena janji itu adalah hutang yang harus dibayar dan dituntaskan. Kita tidak tahu kedepannya nasib kita akan bagaimana. Bisa saja kita menjanjikan sesuatu hal kepada seseorang di dua hari yang akan datang, namun takdir Allah berkata lain. Satu hari sebelum hari perjanjian tiba, kita malah dihadapi masalah yang cukup serius, atau ada halangan yang membuat janji kita tidak bisa ditepatin sehingga janji yang kita ucapkan menjadi batal. Itu akan menjadi dosa bagi kita. “Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (QS. An-Nahl : 91).

Manusia sangat dilarang dalam memastikan atau menetapkan suatu rencana keesokan harinya dengan yakin tanpa ada halangan atau hambatan, sikap itu menunjukan keangkuhan yang amat besar pada sang Khaliq. Kita manusia harus sadar, sebagai mahluk Allah kita harus selalu merasa amat kecil di mata Allah. Karena manusia sangat bergantung sekali pada rahmat dari Rabb-nya, sehingga atas izinnya manusia masih diberikan anugerah rezeki dan kesehatan untuk melanjutkan berbagai macam hal di keesokan harinya.

“Dan janganlah engkau mengatakan tentang sesuatu, ‘Aku akan melakukannya besok.’ Kecuali jika Allah menghendaki atau mengucapkan InsyaAllah.” (QS. Al-Kahfi : 23-24)
Sebab turunnya ayat diatas sudah ditulis dalam kitab Asbabul Nuzul yang ditulis oleh KH. Q Shaleh dan kawan-kawan. Pada suatu hari, kaum Quraisy mengutus an-Nadlr bin al-Harts dan Uqbah bin Abi Mu'ith untuk menemui seorang pendeta Yahudi guna menanyakan kenabian Muhammad SAW. Setelahnya sampai, kedua pemuda tersebut menceritakan tentang ciri-ciri Rasulullah kepada pendeta Yahudi tersebut, baik sikap, perilaku dan perkataan Muhammad. Lalu sang pendeta pun berkata, “Tanyakanlah kepada Muhammad akan tiga hal, jika dia menjawab dengan benar maka dia adalah Nabi yang diutus. Yang pertama tanyakan tentang berpergian dan apa yang terjadi dengan mereka, yang kedua tanyakan tentang pengembara yang sampai ke Masyriq dan Maghrib, yang ketiga tanyakan pula kepadanya tentang roh”.

Utusan tersebut pun pulang dengan tiga pertanyaan yang ada di otak mereka. Lalu bersama masyarakat Quraisy mereka datang menemui Rasulullah dan menanyakan ketiga pertanyaan tersebut. Rasulullah pun menjawab, “Aku akan menjawab pertanyaan kalian besok”. Rasul menyatakan hal itu tanpa disertai kalimat ‘InsyaAllah’. Rasulullah menunggu wahyu sampai 15 malam, namun Jibril tak kunjung datang. Masyarakat Mekah mulai menghina Rasulullah dengan sebutan penipu, Rasulullah sangat sedih akan hal itu. Lalu datanglah Jibril membawa wahyu dan menegur Rasulullah karena memastikan sesuatu di esok hari tanpa mengucapkan kalimat ‘InsyaAllah’, yaitu QS. Al-Kahfi : 23-24. Dan juga bersamaan dengan QS. Al-Kahfi : 9-26 tentang pemuda-pemuda yang bepergian, QS. Al-Kahfi : 83-101 tentang seorang pengembara Dzulqarnain, dan QS. Al-Isra’ : 85 tentang perkara roh.

Inilah pengajaran kepada Allah ke Rasull-nya tentang makna dari kata InsyaAllah yang sangat besar bahwa kita jangan memastikan suatu perkara tanpa halangan dan hambatan sedikitpun tanpa menghubungkannya dengan ketetapan Allah SWT. Artinya, bahwa setiap umat manusia yang ingin berjanji atau melakukan sesuatu hal di keesokan harinya haruslah mengucapkan kalimat ‘InsyaAllah’. Kalimat ini juga mengajarkan kita bagaimana seharusnya kita untuk rendah hati dan mengaku lemah di hadapan Allah karena ada kekuatan yang lebih besar yaitu kekuatan Allah.

InsyaAllah yang bermakna ‘semoga Allah menghendaki’ bukanlah kata yang untuk di umbar dan di salah artikan. Namun InsyaAllah adalah kata yang sepantas nya di ucapkan karena memang ada niat untuk mengerjakan sesuatu hal di keesokan harinya dan mengharapkan ridho-nya. Disaat kita mengucapkan kata InsyaAllah, disaat itu juga kita sudah berjanji dengan seseorang tersebut.
Jangan pernah menjual kata InsyaAllah untuk menolak suatu ajakan. Jika kita merasa tidak bisa karena ada hal lain, atau karena ingin menolak, sebaiknya jujur dan meminta maaf kalau kita menolak ajakannya dan memberitahukan alasannya dengan sebaik-baiknya. Kita juga sebagai manusia yang diberi akal dan pikiran tentu mampu untuk memfilter manakah ajakan yang bagus dan manakah ajakan yang memiliki banyak mudharat nya. Maka dari itu, seharusnya kita memanfaatkan anugerah Allah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya, dan terus selalu berada di jalan Allah. “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (QS. Ar-Ra’du : 11).


Penulis : Ridho Ha’ady Ashaqi (Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Semester VI UIN-Sumatera Utara)

Previous
« Prev Post

3 comments

Masya Allah sangat bermanfaat sekali pak Ashaqi
Terimakasih ilmu nya Pak 🙏👍

Contact Form

Name

Email *

Message *