HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Pemanfaatan Media Sosial Dalam Berdakwah di Masa Pandemi

Pemanfaatan Media Sosial Dalam Berdakwah di Masa Pandemi

Haranews.com|•Saat ini dunia sedang dilanda wabah Corona Virus Disease atau yang dikenal dengan singkatan Covid-19. Efek yang ditimbulkan karena adanya pandemi ini pun cukup signifikan. Mulai dari aspek kesehatan hingga perekonomian yang mulai melemah. Jumlah pasien pun terus bertambah setiap harinya. Hal ini membuat pemerintah bersikap tegas untuk mengimbau masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan dengan ketat. Beberapa perubahan dalam bersosialisasi pun terlihat. Banyak masyarakat yang akhirnya memilih memanfaatkan teknologi sebagai sarana berkomunikasi atau menyambung silaturahmi.

Di masa pandemi seperti sekarang ini, penggunaan teknologi khususnya media sosial dianggap sebagai media yang paling efisien. Bukan hanya untuk berkomunikasi, tetapi pemanfaatan media sosial dan media online lainnya mulai digunakan di sekolah-sekolah, perkantoran, bahkan untuk berdakwah. Beberapa penceramah memilih menggunakan strategi dakwah melalui media sosial sebagai cara untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan tanpa harus bertatap muka.

Mengingat di era globalisasi saat ini, hampir semua masyarakat sudah menggunakan media sosial. Jadi memanfaatkan media sosial untuk berdakwah merupakan pilihan yang tepat dan cakupannya pun cukup luas. Bisa menjangkau siapa saja dan di mana saja. Memang, ada beberapa da’i atau penceramah yang sudah mulai menggunakan media sosial sebagai media dakwah bahkan sebelum Covid-19 muncul, seperti Ustaz Felix Siaw dan Taqy Malik, yang sangat aktif berdakwah di media sosial instagramnya.

Namun, pada saat pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan beberapa pemerintah daerah menerapkan lockdown, berbagai aktivitas yang mengharuskan tatap muka harus dihentikan demi menekan angka penyebaran Covid-19. Sekolah-sekolah harus ditutup, perkuliahan dihentikan, tempat wisata dan tempat-tempat yang mengundang khalayak ramai juga harus ditutup. Tidak terkecuali tempat ibadah (masjid), yang merupakan salah satu tempat untuk melakukan dakwah secara terbuka.

Dakwah sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan umat Muslim. Dakwah merupakan suatu ajakan, seruan, dan panggilan dari Allah SWT kepada umat Islam yang di dalamnya menyerukan tentang akidah, akhlak, dan syariat. Tujuan dakwah itu sendiri adalah mengajak masyarakat untuk terus berbuat kebaikan dan menjauhi kemaksiatan, demi mendapatkan rida Allah SWT serta kebahagiaan dunia dan akhirat.

Selama masa pandemi ini, dakwah merupakan salah satu cara untuk melakukan perubahan sosial di masyarakat. Masyarakat dianggap membutuhkan masukan-masukan secara spiritual yang baik, menenangkan, serta mengedukasi, khususnya mengenai Covid-19 saat ini. Tujuan utama berdakwah dalam masa pandemi ini adalah menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat harus beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

Kita juga bisa menyampaikan kepada masyarakat untuk sama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tidak melakukan atau menghadiri acara-acara yang dinilai bisa mengumpulkan banyak orang. Masyarakat perlu diedukasi dengan baik agar tidak mudah panik menghadapi berita-berita yang beredar saat ini. 

Selain itu, fungsi dakwah yang lain adalah untuk menyebarkan pesan kebaikan sesuai dengan kondisi terkini. Kita bisa berdakwah mengenai bagaimana cara memupuk sabar dan ikhlas saat menghadapi musibah pandemi seperti sekarang ini. Sebagai pendakwah, tentu kita diharuskan untuk membangkitkan semangat ibadah, saling peduli satu sama lain, juga meningkatkan kualitas iman kita kepada Allah SWT.

Dengan adanya pandemi saat ini, membuka pandangan kita bahwa berdakwah bisa melalui media mana saja, termasuk media sosial. Beralihnya cara melakukan dakwah menggunakan media sosial seperti ini, bukan saja memberikan kesan kekinian, tetapi juga membuka segmen baru dalam berdakwah. Mengingat banyak anak-anak muda saat ini menggunakan media sosial, tentu berdakwah melalui cara ini dianggap sangat efektif. Kita tidak harus lagi datang ke majelis, cukup membuka media sosial, maka kajian keislaman pun dapat kita ikuti secara online dan mudah. 

Pandemi saat ini tidak akan bisa menghalangi kita untuk berdakwah atau mencari ilmu agama. Justeru dengan adanya pandemi ini, kita diberikan kesempatan untuk bisa semakin kreatif lagi dalam berdakwah. Dakwah tetap bisa dilakukan meski tanpa pertemuan langsung atau bertatap muka. Kecanggihan teknologi harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, khususnya dalam mencari dan mendalami ilmu agama. Semua ini dilakukan demi membumikan Al-Quran dan mengajak manusia pada kebenaran.


Penulis: Alfi Sahri Lubis

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *