HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Pemerintah Harus Pentingkan Masyarakat Susah dari pada Pilkada

( Muhammad Yusuf Hanafi Sinaga S.Sos / Ketua Umum Masyarakat Peduli Lingkungan )

Medan|Haranews.com•Ketua Umum Masyarakat Peduli Lingkungan (MAPEL) M Yusuf Hanafi Sinaga S.Sos menilai pemerintah pusat maupun daerah lebih mementingkan Pilkada dari pada memikirkan nasib rakyat yang semakin susah terdampak Covid 19.


"Sebelum Covid mendera, masyarakat sudah banyak yang sengsara. Apalagai sekarang, di mana saat ini masyarakat semakin susah karena sembako mahal, pendidikan mahal, listrik mahal, pengangguran meningkat. Belum lagi banyak anak sekolah kebingungan karena tidak memiliki android untuk belajar secara online dari rumah," tegas M Yusuf Hanafi Sinaga S.Sos kepada wartawan, Senin (21/9).

Seharusnya, lanjut Wakil Sekretaris Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Sumut Ini, pemerintah pusat dan daerah lebih kompak dan bersinergi dalam mengambil kebijakan untuk menyelamatkan rakyat di tengah Pandemi ini. "Bukan sebaliknya saling menyalahkan dengan kebijakan yang tidak sejalan. Dalam hal ini rakyat justru menjadi korban kebijakan pemerintah yang tidak bersinergi. Sehingga pemerintah pusat dan daerah saling menyalahkan," tegas Yusuf yang juga Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia F.SPTSI-K.SPSI Deliserdang ini.

Permasalahan rakyat susah, lanjut mantan Ketua Sapma Ikatan Pemuda Karya (IPK) UINSU ini, sembako mahal, pendidikan dan kesehatan yang mahal, rakyat kelaparan, pengangguran yang meningkat, ini adalah persoalan yang lebih penting dibandingkan Pilkada.

Wakil Sekretaris AMPG Sumut ini berharap seharusnya pemerintah pusat hingga daerah, baik TNI Polri dan Satpol PP turun langsung ke lapangan ke polosok desa mencari warga yang sakit dan kelaparan untuk segera diobati dan di berikan sembako. Demikian pula dengan para pengangguran, anak-anak yang bersekolah namun tidak memiliki fasilitas android untuk belajar melalui daring dari rumah.

"Negara harus hadir di tengah rakyat sesuai dengan nilai pancasila dan Pasal 27, Pasal 34 UUD 1945 tentang hak dan kewajiban warga negara. Negara jangan abai akan kehadirannya dan kewajibannya kepada rakyat Indonesia sesuai UUD 1945," pungkas alumni UIN SU jurusan komunikasi Politik Islam ini."Tutupnya.(Red:Tim)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *